Turnamen Internasional
Home > Berita > Turnamen Internasional > [Denmark Super Series Premier 2014] Tontowi/Liliyana ke Perempat Final
17 Oktober 2014
[Denmark Super Series Premier 2014] Tontowi/Liliyana ke Perempat Final
 
 

Pasangan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir sukses menghentikan perlawanan ganda campuran China, Lu Kai/Huang Yaqiong, dengan skor 21-12, 21-11. Tiket babak perempat final pun berhasil diamankan Tontowi/Liliyana yang merupakan unggulan keempat.

Meskipun sempat bermain sengit rubber game di pertemuan sebelumnya, namun pertarungan kali ini benar-benar dikuasai oleh Tontowi/Liliyana. Sedangkan Lu/Huang tak dapat berbuat banyak dan cenderung hanya meladeni ritme permainan yang dijalankan Tontowi/Liliyana. Pasangan muda Tiongkok ini juga terlihat sering melakukan kesalahan sendiri hingga poin terus bertambah untuk Tontowi/Liliyana. Di India Open Super Series 2014, Tontowi/Liliyana dipaksa bermain tiga game dengan skor 21-18, 11-21, 21-13.

"Ya beginilah, kalau saya jarang membuat kesalahan sendiri, sebenarnya mainnya lebih enak. Saya juga tadi tampil tenang. Lawan sebetulnya tidak jelek, di pertemuan terakhir kami bermain rubber game, namun kali ini saya dan cik Butet (Liliyana) mainnya lebih rapi dan lebih tenang," kata Tontowi yang ditemui di stadion Odense Sports Park.

"Sama seperti yang disebutkan Tontowi, kami belajar dari kesalahan sebelumya. Kali ini walaupun lawan beberapa kali mengejar skor kami, namun kami tetap tenang dan tidak panik. Kami bisa fokus, bukannya jadi buru-buru dan tidak karuan mainnya," ujar Liliyana menambahkan.

Riky Widianto/Richi Puspita Dili

Pasangan ganda campuran Riky Widianto/Richi Puspita Dili berhasil mengikuti sukses Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dengan melangkah ke babak perempat final. Riky/Richi memetik kemenangan atas wakil China lainnya, Liu Yuchen/Luo Yu, 22-20, 24-22.

Berlangsung sengit, laga berdurasi 40 menit ini menarik perhatian penonton di stadion Odense Sports Park. Perolehan skor memang sangat ketat, dimana kedua pasangan saling melancarkan serangan demi serangan yang mematikan. Saat unggul match point 20-17 pada game kedua, Riky/Richi harus kembali beradu setting dengan Liu/Yu seperti halnya di game pertama.

Satu pertahanan yang luar biasa ditunjukkan Riky/Richi demi meraih poin kemenangan pada kedudukan 23-22. Riky sampai rela jatuh bangun kesana kemari mengejar bola di area belakang lapangan, sementara Richi selalu siap menggebuk di depan net. Tak jarang keduanya saling meneriakkan nama pasangannya agar siap menerima pengembalian dari lawan.

“Kami banyak melakukan kesalahan yang enggak-enggak, saat adu setting sempat tegang juga. Liu sebetulnya hanya menang power saja, bola-bola halusnya agak kurang. Sementara pemain putrinya sepertinya belum biasa bermain ganda campuran, jadi bola-bola depannya tidak mematikan,” tambah Richi.