
Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir akhirnya kembali berpasangan setelah di Hong Kong Open Super Series 2014 mereka diturunkan dengan pasangan berbeda. Turun sebagai partai keempat di ajang Axiata Cup 2014, saat Indonesia menghadapi Asia All Stars, Tontowi/Liliyana justru gagal menyumbang poin kemenangan.
Berhadapan dengan Lee Chun Hei/Chau Hoi Wah asal Hong Kong yang menjadi wakil Asia All Stars, Tontowi/Liliyana harus mengakui keunggulan pasangan nomor 13 dunia itu dengan 21-14, 15-21 dan 20-22.
“Kami memang sudah dua kali berjumpa dengan pemain Hong Kong ini, tetapi memang tidak pernah mudah. Meskipun di game ketiga, kami sempat unggul cukup jauh, justru saat lawan mengejar kita malah tidak menemukan cara menghentikan mereka, malah kami terlalu buru-buru jelang akhir game,” ujar Liliyana usai laga.
Tontowi/Liliyana memang sempat tertinggal tertinggal 4-8, meskipun bisa akhirnya memimpin 11-8 di interval. Mereka pun sempat unggul cukup jauh 17-12, tetapi kesalahan demi kesalahan membuat skor menjadi imbang 17-17. Kembali, Tontowi/Liliyana memimpin dengan 20-19, namun sayang, bola di depan net gagal disebrangkan Liliyana dan membuat skor imbang 20-20 sampai akhirnya kalah tipis 20-22.
“Kemarin memang sempat dipisah, memang pasti harus agak sedikit adaptasi lagi. Meskipun tadi pengaruh lapangan juga memang cukup besar, mulai dari lampu dan angin yang sulit ditebak, tetapi ini tentu bukan alasan karena lawan juga mengalami hal yang sama. Hal ini bisa jadi bahan adaptasi kami untuk pertandingan selanjutnya,” tambah Liliyana.
Meskipun Tontowi/Liliyana gagal meraih kemenangan, tetapi raihan skor mereka cukup untuk bisa membawa Indonesia keluar sebagai pemenang laga kontra Asia All Stars.
Dengan sistem empat partai Axiata Cup ini, maka jika satu pertandingan berakhir imbang, maka pemenang dihitung melalui selisih game, dan jika game pun imbang, maka penentuan pemenang dihitung dari akumulasi skor keempat partai. (IR)
