
Perjuangan Fitriani di kejuaraan bulutangkis All England 2018 akhirnya terhenti di babak kedua. Satu-satunya pebulutangkis putri Indonesia yang bisa bertanding di kejuaraan bulutangkis tertua ini menyerah di babak kedua kemarin (15/3). Pemain putri nomor satu Indonesia saat ini kalah bersaing dari pemain Jepang Nozomi Okuhara. Fitri kalah straight game 13-21, 15-21.
Kembali Fitri tak bisa menampilkan permainan terbaiknya. Gerakan kakinya tak lincah seperti saat bertanding di kejuaraan beregu Asia. Tak hanya itu, banyaknya kesalahan sendiri membuat ia semakin terpojok dan tak bisa bangkit dari tekanan lawan yang merupakan pemegang gelar juara BWF World Champhionsips 2017.
Baca juga: [All England 2018] Jojo Terhenti
“Saya dapat pengalaman berharga melawan juara dunia, tapi tadi kurang puas sama permainan saya karena saya nggak bisa mengeluarkan permainan saya. Kaki saya lagi nggak enak, lambat, fokusnya buyar,” ujarnya kepada badmintonindonesia.org.
“Tegang pasti ada, sempat hilang juga, tapi malah banyak error, apalagi game pertama, nggak ada reli, sedikit-sedikit out,” sambungnya.
“Supaya nggak mati-mati sendiri itu ya harus benar-benar fokus dan pede dari latihan. Seperti waktu persiapan ke Badminton Asia Team Championships 2018. Saya merasa persiapannya oke, nggak ada kendala cedera,” lanjutnya.
Lolos ke perempat final, Nozomi pun sudah dinanti oleh Shindu PV dari India. Sedangkan tiga partai perempat final lainnya akan mempertemukan Tai Tzu Ying dari Taiwan melawan Aya Ohori dari Jepang, Mia Blichfeldt dari Denmark akan menantang Chen Yufei dari Tiongkok serta Carolina Marin dari Spanyol akan beradu kekuatan dengan Akane Yamaguchi dari Jepang. (AR)
Baca juga: [All England 2018] Praveen/Debby ke Perempat Final
