
Lepas dari belahan Eropa, kejuaraan bulutangkis dunia kini bergerak menuju daratan Asia. China menjadi target para pemain bulutangkis untuk merebut prestasi. Indonesia sendiri tak mau ketinggalan. Pasukan merah putih menurunkan kekuatan terbaiknya di ganda campuran pada kejuaraan China Open Super Series Premier 2016. Tiga ganda campuran Indonesia akan mencoba berjuang untuk memperebutkan gelar juara di kejuaraan yang menyediakan hadiah total USD 700.000,-.
Lokomotif pasukan Indonesia tetap di pegang oleh ganda campuran terbaik, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir. Pemegang medali emas Olimpiade Rio 2016 ini datang ke China dengan menempati unggulan ke-2, di bawah ganda terkuat Korea Selatan Ko Sung Hyun/Kim Ha Na yang menjadi unggulan pertama. Lawan-lawan tradisional tetap mengincar pasangan yang biasa di sapa dengan Owi/Butet. Sebut saja ganda campuran terbaik Eropa Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen yang menjadi unggulan ke-6 yang besar kemungkinan akan bertemu di babak perempat final. Ganda-ganda dari negeri panda ini juga bisa mengancam usaha dari Owi/Butet. Nama-nama seperti Lu Kai/Huang Yaqiong, Liu Yuchen/Chen Lu, atau Liu Cheng/Huang Dongping patut di waspadai.
“Kami harus mewaspadai dari awal. Siapapun lawannya nggak bisa lengah lagi. Walaupun bisa di bilang persiapan kami sebenarnya belum terlalu maksimal. Latihan fokus mungkin hanya dua mingguan aja. Tapi kami tetap berusaha dan optimis. Sejak menang Olimpiade Rio 2016 kemarin, kami lebih percara diri,” ujar Butet kepada badmintonindonesia.org.
Praveen Jordan/Debby Susanto yang berada satu grup dengan Owi/Butet langsung melangkah ke babak kedua usai mendapat bye di babak pertama. Ganda Indonesia berperingkat lima dunia ini dikepung para ganda campuran dari China. Di babak kedua kemungkinan mereka akan bertanding melawan Liu Yuchen/Chen Yu. Jika menang, rasanya pasangan China lainnya Lu Kai/Huang Yaqiong yang menempati unggulan ke-7 bakal menjadi calon kuat bagi Praveen/Debby.
Pasangan Ronald Alexander/Melati Daeva Oktaviani berjuang sendiri di pool atas. Mereka berada dekat dengan ganda campuran China yang tengan naik daun Zheng Shiwei/Chen Qingchen. Jika menang dari ganda China Taipei, Yang Lee/Hsu Ya Ching di babak pertama, Ronald/Melati di prediksi akan bertarung di babak kedua dengan Zheng Shiwei/Chen Qingchen. (AR)
