Turnamen Nasional
Home > Berita > TURNAMEN INTERNASIONAL > [Djarum Superliga Badminton 2014] Tim Putri Menang 5-0 dari Tim Jepang
04 Februari 2014
[Djarum Superliga Badminton 2014] Tim Putri Menang 5-0 dari Tim Jepang
 
 

Tim putri Djarum Kudus behasil menang 5-0 dari tim Gifu Tricky Panders, Jepang di laga pertama ajang Djarum Superliga Badminton 2014. Di partai pertama, Febby Angguni mampu menundukkan Saya Yamamoto dua game langsung dengan skor 21-17, 21-13 pada pertandingan yang berlangsung di DBL Arena, Surabaya.
 
Walaupun menang, Febby mengakui sempat ragu-ragu di game pertama karena sebagai pemain pertama diturunkan oleh tim. Namun game kedua, ia mainnya lebih yakin dan merasa bisa menikmati permainan. Bahkan, bisa mengkontrol permainan lawan.

Partai kedua, tunggal putri Ana Rovita pun berhasil mengalahkan Aoi Matsuda melalui pertarungan rubber game dengan skor 22-20, 17-21, 21-10. Menurut Ana bahwa  ia tadi mainnya terlalu terburu-buru. Ketika lawan diserang malah mainnya tambah bagus. Untuk memenangkan ini, ia harus benar-benar adu kekuatan dan stamina. Siapa yang lebih tahan staminanya, dialah yang jadi pemenangnya.

Pada partai ketiga, ganda putri Vita Marisa/Rosyita Eka Putri Sari berhasil mengatasi pasangan Rie Eto/Aya Shimozaki dengan dua game langsung, 21-17, 21-15. Menurut Rosyita atau Inem biasa di sapa oleh teman-temannya, bahwa bermain dengan senior sangat senang, karena bisa nambah pengalaman.

Mengenai permainan tadi, ia masih harus menyesuaikan pola permainan Vita. Dan kedepannya nanti pasti akan lebih baik dari sekarang. Lawan pun hari ini tidak terlalu berat. Lawan masih sering kali ceroboh dalam pengembalian bolannya sehingga memudahkan dalam mengatur permainan.

Partai keempat, tunggal putri Dinar Dyah Ayustine juga berhasil menang dari Arisa Hashizume lewat pertarungan rubber game dengan skor 19-21, 21-12, 22-20. Partai kelima, pasangan putri Liliyana Natsir/Meiliana Jauhari pun melengkapi kemenangan tim Djarum Kudus menjadi 5-0. Pasangan Liliyana/Meiliana ini menang mudah dari pasangan Soyoka Yamaguchi/Aoi Matsuda dengan dua game langsung, 21-9, 21-9.

Liliyana ketika dijumpai usai bertanding mengatakan, memang bermain di ganda putri lebih menguras tenaga di bandingkan bermain ganda campuran. Kalau ganda campuram lebih banyak main di depan, sedangkan di ganda harus bisa mengatur pola bermain dan saling melindungi satu sama lain. (DS)