Turnamen Nasional
Home > Berita > TURNAMEN INTERNASIONAL > [German Open Grand Prix Gold 2013] Undian Putri Kurang Menguntungkan
26 Februari 2013
[German Open Grand Prix Gold 2013] Undian Putri Kurang Menguntungkan
 
 

Undian kurang menguntungkan menerpa pebulutangkis putri Indonesia pada kejuaraan German Open Grand Prix Gold 2013. Baik di tunggal maupun di ganda putri, semuanya berada dekat dengan para unggulan.

Dari tiga tunggal putri Indonesia yang berlaga pada kejuaraan yang akan berlangsung di kota Mulheim an Der Ruhr, Jerman, dari tanggal 26 Februari – 3 Maret 2013, Bellaetrix Manuputy langsung bertemu dengan unggulan kedua. Bela, panggilan Bellaetrix Manuputty, harus sudah meladeni permainan Wang Yihan, pemain putri China yang berada pada unggulan kedua. Ini merupakan kali pertama bagi Bela berhadapan dengan pemain andalan China yang menempati peringkat 3 dunia. Bela harus mengeluarkan seluruh kemampuannya untuk bisa mengimbangi permainan juara Djarum Indonesia Open Super Series Premier 2011.

Aprillia Yuswandari yang berada pada jalur yang sama dengan Bela, di babak pertama akan bertemu pemain jepang Nozomi Okuhara. Perbedaan peringkat yang tidak terlalu jauh antara keduanya, menjanjikan pertandingan akan berjalan sengit. Apalagi pertemuan kali ini merupakan yang pertama bagi keduanya. April perlu mewaspadai tunggal muda Jepang ini. Pemain jebolan Kejuaaraan Dunia Yunior ini, sempat mencicipi menjadi juara pada kejuaraan Canada Open 2012 lalu. Jika April mampu menang maka di babak kedua, calon lawan berikutnya akan datang dari pemain Spanyol Carolina Marine atau unggulan lima belas Eriko Hirose asal Jepang.

Lindaweni Fanetri harus berjuang sendirian di paruh undian atas. Ia berada satu bagan dengan unggulan pertama Li Xuerui dari China. Jika ingin melangkah ke babak kedua dan bertemu dengan unggulan pertama, maka ia harus bisa menyingkirkan lawan di babak pertama terlebih dahulu. Kaori Imabepu asal Jepang akan menjadi lawan juara India Open Grand Prix Gold 2012 lalu. Menilik peringkat keduanya, peluang Lindaweni menuju babak kedua lebih terbuka di banding lawan. Lindaweni saat ini menempati peringkat 18 dunia sementara lawannya berada pada urutan 44 dunia.

Seandainya menang, maka Lindaweni akan bertemu untuk kedua kalinya dengan pemegang medali emas Olimpiade London, Li Xuerui dari China . Di pertemuan pertama keduanya yang terjadi pada kejuaraan Bitburger Open 2010 lalu, Lindaweni menang melalui pertandingan yang panjang dan melelahkan. Jika lindaweni kembali menang maka ini merupakan kejutan besar pada kejuaraan yang menyediakan hadiah total sebesar US$ 120.000,-

Di ganda putri, Indonesia juga menyertakan tiga pasangannya. Dua pasang langsung bermain di babak pertama sementara satu pasang  lainnya harus berjuang dari babak kualifikasi. Ada satu pasang baru yang disertakan dalam tim Indonesia. Greysia Polii yang dulu biasa berpasangan dengan Meiliana Jauhari kini di coba digabungkan dengan darah muda Anggia Shitta Awanda. Sayang, langkah pasangan baru ini di babak awal sudah harus bertemu lawan berat. Juara Dunia Yunior 2012 Lee So Heun/Shin Seung Chan dari Korea Selatan akan menjadi lawan pertama. Seandainya menang, Ma Jin/Tang Jinhua pasangan asal China yang memiliki unggulan kelima akan menjadi lawan mereka di babak kedua.

Gebby Ristiyani Imawan/Tiara Rosalia Nuraidah juga berada pada pool unggulan pertama Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi dari Jepang. Kemungkinan keduanya bertemu akan terjadi di babak kedua.

Vita Marissa/Variella Aprilsasi menjadi satu-satunya pasangan ganda putri Indonesia yang harus merangkak dari babak kualifikasi. (AR)