
Pertandingan babak ke dua antara pasangan campuran Indonesia Ghifari Anandaffa Prihardika/Indah Cahya Sari Jamil dengan pasangan Thailand Chaloempon Chareoenkitamorn/Chasinee Korepap akhirnya dimenangi oleh pasangan Indonesia langsung dua game, 21-18 dan 21-17 bertempat di GOR Djarum Magelang, Kamis (24/10).
Dengan kemenangan itu, Ghifari/Indah dipastikan maju ke babak perempat final CAFFINO International Challenge 2019. Usai bertanding, Indah salah satu pebulutangkis besutan PB Djarum mengatakan perlu beradaptasi jika ingin bertanding di GOR Djarum.
"Sebab shuttelcock yang digunakan berbeda dengan dilatihan jadi perlu adaptasi. Jadi kitanya harus mau menyerang dulu sih. Karena di GOR ini siapa yang mainnya turunin duluan pasti dapat poin," jawabnya Indah.
Indah menambahkan jika wakil Thailand hari ini tidak dalam performa terbaiknya, karena pasangan Thailand itu kerap kali melakukan kesalahan-kesalahan sendiri. "Sebenarnya lawan mainnya lumayan, pukulan smash Chaloempon itu juga kencang tetapi hari ini dia mainnya berbeda. Kemarin saya sempat melihat mereka bermain safe dan jarang mati, tetapi ini banyak mati sendiri." ujarnya Indah.
Lanjut ke babak perempat final CAFFINO International Challenge 2019, Jumat (25/10) besok. Ghifar/Indah jumpa dengan rekan senegaranya Mohammad Rezky Alfarez/Nahla Aufa Dhia Ulhaq. Diakui Indah, jika ia dan Ghifar belum pernah jumpa dengan lawannya itu.
"Sebenarnya, kita step by step dulu ya. Ya buat besok mainnya lebih baik dari ini dan harus bisa kendalikan nafsu buat matiin lawan." pungkasnya lagi.
Ghifar/Indah berharap jika langkahnya dapat melalui babak perempat final. Karena di dua turnamen terakhir yakitu Malaysia International Series bulan Juni lalu dan Akita Master bulan Agustus lalu, Ghifar/Indah terhenti di babak perempat final.
"Ya, kita itu mau lewatin babak perempat final, kalau bisa masuk semifinal tetapi maunya juara sih." Indah tersenyum mentutup wawancara tadi. (ds)
