Turnamen Nasional
Home > Berita > TURNAMEN INTERNASIONAL > [New Zealand Open Grand Prix 2013] Yeni Lewati Rintangan Pertama
12 April 2013
[New Zealand Open Grand Prix 2013] Yeni Lewati Rintangan Pertama
 
 

Sejumlah pebulutangkis putri Indonesia menuntaskan tugasnya dengan baik pada babak pertama tunggal putri kejuaraan New Zealand Open Grand Prix 2013, kemarin (11/4). Tiga dari empat tunggal putri lolos dari hadangan lawan,termasuk Yeni Asmarani, pemain tunggal putri Pelatnas asal PB Djarum.

Yeni yang menempati unggulan keempat pada kejuaraan berhadiah total US$ 50.000,- ini masih terlalu tangguh bagi lawannya Rowena Devathasan dari Selandia Baru. Yeni menang telak dengan angka meyakinkan 21-7, 21-6 hanya dalam waktu 14 menit.

Renna Suwarno juga belum bisa di tandingi oleh atlet Australia Alice Wu. Cukup dengan 21-11, 21-18, tiket babak kedua sudah dikantongi Renna.

Milicent Wiranto melengkapi tunggal putri Indonesia di babak kedua. Berbekal kemenangan dua game dari Natasha Sharp asal Australia dengan 21-14, 21-12, Milicent yang kini peringkatnya sudah masuk dalam 100 besar dunia melenggang ke babak kedua.

Seluruh pemain putri Indonesia yang lolos ke babak kedua mulai menemui lawan sepadan. Yeni Asmarani misalnya, ia akan bertemu finalis Kejuaraan Dunia Yunior 2012, Akane Yamaguchi. Akane memang baru ada di peringkat 238 dunia. Catatan pertemuan Akane dengan pemain-pemain Indonesia bisa di jadikan bahan bagi Yeni untuk bisa mengimbanginya. Tercatat, Akane pernah mengalahkan Bellaetrix Manuputty, Ruselli Hartawan dan Hana Ramadhini.

Renna Soewarno juga harus bertemu pemain Jepang lainnya Ayumi Mine. Kedua pemain masih berada di luar 100 besar dunia. Renna dan Ayumi pernah bertemu sebelumnya sebanyak satu kali. Pertemuan antar pemain ini terjadi tahun lalu di kejuaraan Ciputra Hanoi Vietnam International Challenge. Renna menyerah di tangan pemain Jepang yang saat ini menghuni peringkat 347 dunia. Sekarang merupakan saat yang tepat bagi Renna untuk membalas kekalahan dari pemain yang juga pernah mengalahkan Maria Febe Kusumastuti.

Milicent Wiranto mempunyai peluang besar untuk bermain di babak perempat final. Lawannya, Alisa Sapniti dari Thailand baru saja di kalahkan dikejuaraan Australia Open Grand Pirx Gold 2013 lalu. Jika kembali menang, peluang untuk bertemu unggulan ke dua, Kaori Imabeppu dari Jepang kemungkinan akan terjadi.

Satu-satunya kekalahan yang di alami tunggal putri Indonesia di derita Maziyyah Nadhir. Pemain kidal yang menempati unggulan kelima ini kalah di tangan pemain China, Suo Di dengan 18-21, 7-21. (AR)