
Langkah pebulutangkis ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir di kejuaraan bulutangkis China Open Super Series Premier 2016 masih belum tertahan. Usai mendapat bye di babak pertama, pemegang medali emas Olimpiade Rio 2016 asal Indonesia ini melangkah mantap ke babak perempat final dikejuaraan yang menyediakan hadiah total USD 700.000,-. Di babak kedua hari ini (17/11), pasangan yang biasa di sapa dengan panggilan Owi/Butet memetik kemenangan dari ganda Jepang Kenta Kazuno/Ayane Kurihara.
Owi/Butet terlihat butuh penyesuaian pada pertandingan tadi. Ganda campuran Indonesia yang saat ini ada di peringkat tujuh dunia ini sepertinya butuh waktu untuk membaca pola permainan yang di terapkan lawan. Hal ini tergambar dari perolehan angka dimana beberapa kali ganda Indonesia tertinggal. Titik balik pertandingan terjadi setelah interval. Tertinggal 8-11 di by TermBlazer" href="#42891409"> game
pertama, Owi/Butet langsung melesat meningalkan lawan hingga menang dengan 21-15.
Petandingan berat sebelah terjadi di by TermBlazer" href="#36954972"> game
kedua. Ganda Indonesia yang sudah tampil dengan bentuk permainannya sendiri tak bisa lagi di imbangi oleh ganda Jepang yang ada di peringkat 14 dunia. Pertandinganpun cepat berakhir untuk kemenangan Owi/Butet dengan 21-11.
“Kami sempat mencari-cari dulu, masih adaptasi di pertandingan pertama. Ini pertemuan pertama, jadi mungkin belum langsung panas,” ujar Owi kepada badmintonindonesia.org
“Di awal kami startnya agak lambat, jadi sempat tertinggal dulu. Tapi di pertengahan game pertama sampe kedua sudah mulai enak mainnya,” sambung Butet
Belum di ketahui siapa lawan yang akan di hadapi oleh Owi/Butet di babak perempat final. Bisa jadi akan datang dari pasangan Korea Selatan Yoo Yeon Seong/Chang Ye Na atau Liu Cheng/Huang Dongping asal CHina.
Indonesia di babak kedua menempatkan tiga pasang ganda campuran. Sampai berita ini di turunkan baru Owi/Butet yang sudah pasti melaju ke babak delapan besar. (AR)
