Turnamen Nasional
Home > Berita > TURNAMEN INTERNASIONAL > [World Junior Championships 2013] Membaca Peta Kekuatan Indonesia vs China
26 Oktober 2013
[World Junior Championships 2013] Membaca Peta Kekuatan Indonesia vs China
 
 

Materi pemain Indonesia yang akan diturunkan hari ini, sama persis dengan susunan yang membela merah putih di babak perempat final kemarin (25/10). Hanya saja kali ini, susunan pemain berbeda, jika kemarin menggunakan format ganda campuran, tunggal putra, tunggal putri, ganda putra dan ganda putri mengingat ada dua pemain dari Indonesia dan Malaysia yang bermain rangkap, maka kali ini urutannya adalah ganda putra, tunggal putri, tunggal putra, ganda putri dan terakhir ganda campuran.

Di ganda putra, Indonesia pernah menelan satu kekalahan atas wakil China dimana Kevin Sanjaya Sukamuljo/Arya Maulana Aldiartama pernah menyerah ditangan Li Junhui/Liu Yuchen di Kejuaraan Asia Junior (AJC) 2013 kalah itu mereka kalah 16-21 dan 12-21. Diatas kertas, Kevin/Arya pun terpaut jauh, mereka yang ada di rangking 321 sementara sang rival bertengger diatas 100 dunia tepatnya ranking 83.

Sementara di sektor tunggal putri, Hanna Ramadhini yang akan berhadapan dengan Qin Jinjing sama-sama pernah saling mengalahkan. Mereka bertemu tahun lalu di Kejuaraan Dunia Junio (WJC) 2012, kala itu Hanna menang 21-16 dan 21-14, sementara di AJC bulan Juli lalu, Hanna yang dipaksa mengakui keunggulan Qin dengan 21-18, 13-21 dan 18-21.

Berlanjut ke sektor tunggal putra, Jonatan Christie yang absen di AJC 2013 lalu,dan bergabung dengan WJC kali ini tentu memberikan angin segar. Sumbangan angka di babak perempat final saat ia dengan tidak terlalu kesulitan menundukkan Soo Teck Zhi semoga menjadi pemicu tambahan baginya untuk bisa bermain lebih baik, dia akan berhadapan dengan Shi Yuqi yang belum pernah turun di turnamen internasional mengingat Shi belum memiliki rangking di BWF. Diatas kertas Jonatan diunggulkan, ia menghuni rangking 154, namun tentu hal ini bukan jaminan jika Shi lantas tak memiliki kekuatan. Jonatan yang menyabet gelar juara di Indonesia international challenge 2013 ini tentu harus tetap waspada.

Huang Dongping/Jia Yifan yang menjadi runner up di Indonesia Grand Prix Gold 2013 bulan lalu di Yogyakarta, tentu harus diwaspadai oleh Rosyita Eka Putri Sari/Setyana Daniella Florensia Mapasa. Jika harus sampai dimainkan kepartai keempat, Rosyita/Setyana harus siap untuk menghadapi partai yang cukup melelahkan.

Di partai pamungkas ada Kevin yang kembali berduet dengan Masita Mahmudin. Juara Tangkas Junior Challenge 2013 ini akan berduel dengan Huang Kaixiang/Chen Qincheng. Kevin/Masita berada di rangking 482 sementara sang rival ada di urutan ke 80 dunia.

Namun apa yang akan terjadi di lapangan tak lantas menunjukkan apa yang diprediksikan diatas kertas. Di Perancis tadi malam, ganda putri terkuat dunia Wang Xiaoli/Yu Yang berhasli ditaklukan oleh Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari, dimana Greysia/Nitya menjadi ganda non China pertama yang berhasil mengalahkan ganda putri terkuat dunia itu dalam satu tahun terakhir. Semoga ini menjadi inspirasi bagi juniornya, bahwa tidak ada yang tidak mungkin, selamat berjuang tim muda merah putih!