Turnamen Nasional
Home > Berita > TURNAMEN INTERNASIONAL > [China Masters Grand Prix Gold 2015] Edi/Gloria Raih Runner Up
20 April 2015
[China Masters Grand Prix Gold 2015] Edi/Gloria Raih Runner Up
 
 

Pasangan ganda campuran Indonesia, Edi Subaktiar/Gloria Emanuelle Widjaja akhirnya merebut posisi runner up pada kejuaraan bulutangkis China Masters Grand Prix Gold 2015. Dalam babak final yang dilangsungkan kemarin (19/4) Edi/Gloria harus mengakui keunggulan pasangan China Liu Cheng/Bao Yixin.

Meski kalah, namun Edi/Gloria telah menunjukkan bahwa mereka akan menjadi acaman serius bagi para ganda campuran dunia. Unggulan pertama sekaligus pasangan nomor empat dunia asal China yang menjadi lawan di Final harus mengeluarkan seluruh kemampuannya untuk bisa menjadi juara.

Di awal game pertama, pasangan Indonesia sempat tertinggal dalam perolehan angka.Mereka menyamakan kedudukan menjadi 5-5 setelah tertinggal 0-5. Pada saat angka kritis, pasangan Indonesia kembali tertinggal 13-17. Berbekal kesabaran yang tinggi dan menerapkan pola menyerang, pasangan Indonesia berbalik unggul 20-17 hanya dalam satu kali service. Setelah memberi lawan satu tambahan angka, ganda campuran Indonesia memenangkan game pertama dengan angka 21-18.

Di game pertama kami bermain terus menyerang dan bisa berhasil karena China tidak punya kesempatan untuk menyerang,” ujar Edi.

Di game kedua, pasangan Indonesia yang sempat unggul terlihat kendor. Lawan yang melihat hal ini berbalik menyerang. Liu Cheng yang memiliki smash keras menjadi kartu as pada game kedua. Ganda China pun menang dengan  15-21.

Di game kedua sedikit kendor jadi tertekan,” tambah Gloria. “Di game kedua pada saat ketinggalan 9-11 saya merasa otot paha bagian dalam seperti kencang dan lumayan menganggu pergerakan. Saya dan Gloria memutuskan untuk melepas set kedua,” ujar Edi memberikan penjelasan.

Di game ketiga pertandingan berjalan alot. Keduanya terlihat seimbang dalam permainan. Pasangan Indonesia yang kembali pada performanya mampu kembali menyerang lawan. Keduanya pun berebut angka kemenangan hingga harus melewati deuce. Namun keberuntungan masih berpihak pada pasangan China. Edi/Gloria menyerah dengan angka ketat 24-26.

Di game ketiga saya dan Gloria sudah mulai mencoba untuk mulai menyerang kembali dan hampir saja bisa. Namun Allah punya rencana lain,” lanjut Edi.

Kedepannya kami akan terus berusaha improve semua kemampuan kami,” pungkasnya

Kekalahan yang di alami pada babak final membuat head to head kedua pasangan ini masih di pegang pasangan China dengan 2-0. (AR)