
Tim putra Indonesia dijadwalkan malam ini, Rabu (7/2) akan melakoni pertandingan babak penyisihan kedua di grup D melawan tim putra Filipina, sekitar pukul 19.00 waktu Alor Setar bertempat di Stadium Abdul Halim. Seperti dilansir badmintonindonesia.org, Achamd Budiarto selaku Chief De Mission tim Indonesia mengatakan bahwa tim putra, harus tetap waspada dengan Filipina, karena kemarin mereka cukup memberikan perlawanan saat berhadapan dengan India.
Tim putra nantinya juga akan berhadapan dengan India dalam laga final penyisihan grup D, Kamis (8/2) malam. India yang mengandalkan sektor tunggal putra, akan menjadi lawan yang cukup berat bagi tim Indonesia.
“Tim Indonesia sudah lebih diuntungkan dengan pemain-pemain tunggal putra yang tadinya underdog, sekarang sudah lebih percaya diri,” ujar Budiharto.
Sementara itu di sektor ganda, pasangan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon diturunkan pada laga pertama melawan Maladewa. Namun pasangan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan tak diduetkan dengan alasan strategi.
Baca juga: [Badminton Asia Team Championships 2018] Tim Putra Menang 5-0 Atas Maladewa
“Hendra/Ahsan tak dipasangkan itu karena bagian dari strategi tim kami, supaya tidak mudah dibaca oleh lawan. Kalau Kevin/Marcus memang minta diturunkan di pertandingan pertama karena mereka mau pemanasan. Di pertandingan melawan Filipina kemungkinan susunannya akan berubah lagi,” ungkap Budiharto.
Sementara itu, menurut Budiharto, tim putra sebetulnya sudah memastikan tiket ke putaran final Piala Thomas yang akan dihelat di Bangkok, Thailand, pada Mei mendatang. Akan tetapi, tim tetap diminta untuk tampil maksimal mengingat tahun lalu tim putra menjadi kampiun. “Inilah yang jadi tantangan, tim putra tahun lalu jadi juara. Kalau bisa dipertahankan, bagaimana menjaga motivasi itu,” sebutnya. (ds)
Baca juga: [Audisi Umum 2018] Audisi Umum Siap Digelar di Delapan Kota
