
Pebulutangkis Taiwan, Tai Tzu Ying semakin mengukukuhkan diri sebagai salah satu tunggal putri terbaik dunia saat ini. Berhadapan dengan Chen Yufei di partai puncak Blibli Indonesia Open 2018 pada Minggu (8/7), Tzu Ying berhasil menang dalam drama tiga game.
Di awal game pertama, Tzu Ying terlihat tertekan oleh permainan wakil Tiongkok itu. Ia tertinggal 8-11 di interval. Berhasil menyamakan kedudukan di angka 12, kejar mengejar angka terjadi di sisa laga game pembuka. Namun akhirnya ia harus menyerah tipis 21-23.
Di game kedua dan ketiga, penghuni ranking satu dunia itu sukses mencuri kemenangan dengan skor meyakinkan 21-15 dan menang telak 21-9 di game penentu.
“Saya merasa banyak melakukan kesalahan di game pertama tadi. Tidak terlalu puas dengan apa yang terjadi di game pertama, memasuki game kedua saya mulai bisa bermain seperti apa yang saya inginkan. Dan dukungan penonton Istora pun sangat membantu saya untuk pertandingan tadi,” ujar pebulutangkis berusia 24 tahun itu.
Usai turnamen yang menawarkan hadiah total US$ 1,250,000 ini, Tzu Ying mengaku ini menjadi modal baginya saat ia akan kembali ke Istora untuk Asian Games. “Ini menjadi modal bagi saya untuk bisa tampil baik saat nanti kembali ke Istora. Saya akan sangat senang jika harus kembali ke sini,” tambahnya.
Baca juga: [Blibli Indonesia Open 2018] Lagi, Juara Bertahan Tumbang
Ia pun membuka kunci keberhasilannya selama ini. Pebulutangkis yang lahir di Kaohsiung, Taiwan ini menuturkan bahwa ia tak pernah membebankan target kepada dirinya sendiri. “Saya tidak pernah memberikan tekanan pada diri sendiri harus menang. Saya hanya ingin fokus di setiap pertandingan yang saya hadapi,” ujarnya.
Penampilan Tzu Ying memang sangat luar biasa. Penampilannya di Istora merupakan penampilan keenamnya di partai puncak, dan ia berhasil mengantongi lima gelar beruntun dari turnamen yang diikutinya. Terakhir ia mencatat kekalahan pada bulan Januari lalu, di mana ia dipaksa menyerah di laga final Malaysia Masters 2018 oleh Ratchanok Intanon dengan skor tipis 16-21, 21-14 dan 22-24. (RI)
Baca juga: [Blibli Indonesia Open 2018] Chan/Goh: Kami Harus Siap Lawan Satu Stadion
