
Perhelatan beregu bulutangkis putra dan putri dunia siap digelar di Aarhus, Denmark. Piala Thomas & Uber 2020 yang sempat tertunda karena pandemi akhir dipastikan akan berlangsung pada 9-17 Oktober.
Sebanyak 24 pemain Indonesia yang terdiri dari 12 atlet putra dan 12 atlet putri siap beradu kebolehan dengan 15 tim negara lainnya.
Tim Thomas Indonesia berada di Grup A bersama Thailand, Taiwan, dan Aljazair. Sementara tim Uber Indonesia dengan Jepang, Jerman, dan Perancis, juga di Grup A.
Melihat kekuatan di atas kertas, tim Thomas Indonesia berada di atas angin dengan kekuatan maksimalnya. Di sektor tunggal, peraih medali perunggu Olimpiade Tokyo 2020 akan menjadi motor bagi tiga rekannya, yaitu Jonatan Christie, Shesar Hiren Rhustavito, dan Chico Aura Dwi Wardoyo.
Sedangkan di sektor ganda, Indonesia diperkuat pasangan nomor satu dan dua dunia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon dan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan. Selain itu ada pula rangking tujuh dunia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, serta pasangan juara dunia junior, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin.
Pada Piala Thomas 2018, Indonesia mengakhiri langkahnya di podium semifinalis. Saat itu Indonesia dikalahkan China 1-3 di babak semifinal. Podium juara menjadi milik China setelah menang 3-1 dari Jepang.
Indonesia terakhir kali menjadi juara Piala Thomas pada tahun 2002. Sebelum itu tim Thomas Indonesia sukses menyabet lima gelar berturut-turut sejak tahun 1994.
Sementara itu bagi tim Uber Indonesia, terakhir kali menduduki podium ketika Piala Uber 2008 yang berlangsung di Jakarta. Indonesia kalah 3-0 di babak final dari China. Setelah itu, tim putri Indonesia masih belum mampu menunjukkan tajinya di kejuaraan ini. Terakhir di Piala Uber 2018, Indonesia kalah 2-3 dari tuan rumah, Thailand.
Gelar juara terakhir tim Uber Indonesia didapat pada tahun 1996. Gelar tersebut menjadi yang ketiga buat Indonesia setelah tahun 1994 dan 1975.
Kini sektor tunggal putri akan menurunkan Gregoria Mariska Tunjung dengan tiga juniornya, yaitu Putri Kusuma Wardani, Nandini Putri Arumni, dan Ester Nurumi Tri Wardoyo. Di ganda putri, pasangan peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020, Greysia Polii/Apriyani Rahayu akan berjuang dengan tiga pasangan lainnya. Mereka adalah Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto, Nita Violina Marwah/Putri Syaikah, dan Febby Valencia Dwijayanti Gani/Jesita Putri Miantoro.
Kekuatan tim putri Indonesia saat ini didominasi oleh pemain muda. Semangat juang yang tinggi dan rasa tak mau kalah di lapangan, diharapkan bisa membayangi langkah Srikandi Indonesia di Piala Uber kali ini. (NAF)
