
Butuh waktu 46 menit bagi pasangan ganda putri Indonesia Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti untuk bisa menggenggam tiket babak kedua pada kejuaraan bulutangkis All England 2026. Kepastian didapat hari ini (4/3) usai pasangan yang akrab disapa dengan Tiwi/Fadia menang dari pemain Chinese Taipei Hsu Ya Ching/Sung Yu-Hsuan dengan skor 21-16, 22-20.
Usai menang pada gim pertama, Tiwi/Fadia rupanya sempat mengikuti pola yang dikembangkan lawan pada gim kedua. Di tambah beberapa kesalahan sendiri yang tentunya menguntungkan lawan. Inisiatf mengembalikan pola permainan seperti pada gim pertama membuahkan hasil. Tiwi/Fadia bisa segera menutup pertandingan dengan kemenangan.
“Pertandingan hari ini alhamdulillah kami bisa menyelesaikan pertandingan tanpa cedera. Tadi di gim pertama kami sudah enak banget ya mainnya, hanya di gim kedua kami terlalu mengikuti pola permainan lawan jadi buru-buru dan banyak mati sendiri,” tutur Fadia dikutip dari tim Humas dan Media PP PBSI.
“Pasangan Chinese Taipei punya antisipasi yang bagus, pemain depannya punya postur yang tinggi jadi kami sempat kesulitan di bola-bola setengah ke depannya,” sambung Fadia.
“Ya pastinya senang bisa main di All England dengan Tiwi, Insya Allah akan tetap terus bersama dia. Ada rasa excited tahun ini karena tahun-tahun sebelumnya kan ya ada aja kan kendalanya. Sekarang kami mau enjoy di sini,” lanjut Fadia.
“Setelah tertinggal cukup jauh di gim kedua, kami coba inisiatif untuk sedikit mengubah pola permainan, kami juga mencoba membalikkan lagi pola permainan seperti awal yang kami mainkan. Harapan kami bisa bermain dengan baik, bisa bermain maksimal di setiap match-nya, kalau hasil pasti akan mengikuti,” tutur Tiwi.
Lawan berat sudah menunggu Tiwi/Fadia pada babak kedua yang akan digelar besok (5/3). Ganda kuat dari Jepang yang menjadi unggulan kelima Yuki Fukushima/Mayu Matsutomo akan menjadi lawan Tiwi/Fadia. (AR)
