Turnamen Nasional
Home > Berita > TURNAMEN INTERNASIONAL > [MILKLIFE Superliga Junior 2026] PB Djarum Yakin Piala Hariyanto Arbi Bisa Kembali Pulang
04 November 2026
[MILKLIFE Superliga Junior 2026] PB Djarum Yakin Piala Hariyanto Arbi Bisa Kembali Pulang
 
 

Tim putra U17 PB Djarum menurunkan skuad terbaiknya pada ajang MilkLife Superliga Junior 2026 yang saat ini tengah berlangsung di GOR Djarum, Jati, Kudus, Jawa Tengah. Setelah gagal mempertahankan gelar juara pada tahun 2025 usai kalah dari PB Exist di partai final, kali ini M. Alif Akbar dan kawan-kawan bertekad merebut kembali Piala Hariyanto Arbi.

Optimisme tersebut juga disampaikan oleh Lukman Hakim, salah satu pelatih spesialis ganda putra yang mendampingi tim putra U17 PB Djarum di Superliga Junior kali ini. Menurutnya, skuad yang diturunkan tahun ini memiliki kualitas dan kekuatan yang cukup mumpuni untuk bersaing memperebutkan gelar juara.

“Kami sangat optimistis bisa juara di Superliga kali ini. Kekuatan tim, baik di atas kertas maupun di lapangan, cukup unggul dibandingkan atlet-atlet dari klub lain. Lawan yang paling berat dan harus kami waspadai mungkin PB Jaya Raya,” ungkap Lukman.

“Dari segi peringkat dan kemampuan individu, saya sangat yakin dengan tim putra U17 PB Djarum tahun ini. Namun, saya dan Vito (Shesar Hiren Rhustavito), pelatih tunggal putra, selalu mengingatkan anak-anak agar tetap fokus menghadapi setiap pertandingan. Jangan pernah menganggap remeh lawan siapa pun,” lanjutnya.

Kekalahan di partai final tahun lalu masih membekas dalam ingatan Lukman. Meski demikian, ia menilai komposisi pemain yang dimiliki PB Djarum tahun ini jauh lebih kuat dibandingkan musim sebelumnya. Selain itu, persaingan pada tahun lalu juga dinilainya berlangsung lebih ketat.

“Tahun lalu kami menjadi runner-up. Namun, dari segi kualitas, kami akui tim tahun ini lebih baik dibandingkan tahun lalu. Selain itu, persaingan tahun lalu menurut saya juga lebih ketat dibandingkan tahun ini,” jelas Lukman.

Di sisi lain, Lukman menilai ajang Superliga Junior memiliki arti penting bagi perkembangan atlet-atlet muda. Menurutnya, pengalaman bertanding dalam format beregu akan menjadi bekal berharga bagi mereka ketika kelak menghadapi kejuaraan beregu di level yang lebih tinggi.

“Atmosfer pertandingan beregu tentu berbeda dengan pertandingan individu. Ke depannya, setelah mendapatkan pengalaman bermain beregu seperti ini, mereka akan lebih siap menghadapi turnamen-turnamen beregu lainnya, seperti Piala Suhandinata dan Piala Thomas,” pungkas Lukman.

Saat ini, tim putra U17 PB Djarum masih kokoh di puncak klasemen Grup B. Perjuangan Alif dan kawan-kawan pun belum berakhir. Mereka masih harus menjalani dua pertandingan tersisa, yakni menghadapi C.Y. Foundation Badminton (Chinese Taipei) dan Bukit Jalil Sports School (Malaysia). (AH)