
Perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021 menjadi yang kedua kalinya bagi pebulutangkis spesialis ganda campuran Pelatnas PBSI, Mychelle Crhystine Bandaso. Sebelumnya, ia pernah bersaing di PON Jawa Barat pada tahun 2016 lalu. Saat itu, Mychelle hanya mampu meraih medali perunggu nomor beregu, dan belum berhasil meraih medali di nomor perorangan.
Pada PON kedua kalinya yang ia ikuti kali ini, Mychelle berharap bisa mendapat hasil yang lebih baik dari 5 tahun sebelumnya. Meski begitu, Mychelle juga mengaku tak ingin terlalu memaksakan diri. Pasalnya, ia baru saja pulih dari cedera pinggang, dan belum sempat mempersiapkan diri latihan 100 persen.
"Ini PON yang kedua kalinya bagi saya. Targetnya sih ingin memperbaiki hasil dari PON sebelumnya. Tetapi saya juga karena habis pulih dari cedera pinggang, jadi mau sambil nyoba-nyoba dulu saja. Persiapannya pun kemarin sebelum ke sini latihannya belum 100 persen. Jadi targetnya main maksimal dulu saja, syukur-syukur bisa sesuai harapan," ungkap lulusan Audisi Umum Beasiswa Bulutangkis 2009 itu.
Baca juga : [PON Papua 2021] Mutiara Sempat Tak Menyangka Bisa Ikut PON
Bagi Mychelle, tampil di ajang PON merupakan tantangan tersendiri bagi dirinya. Pasalnya, ia harus siap dipasangkan dengan siapa pun, bahkan dengan pemain yang sama sekali belum pernah berlatih dengannya.
"Main di PON Jadi tantangan tersendiri supaya lebih menguji kemampuan individu. Dan saya harus bisa membuktikan, kalau saya mampu berpasangan dengan siapa pun," tutur Juara BWF Tour Super 100 Russian Open 2019 itu. (ah)
Baca juga : Nostalgia Tontowi Ahmad Saat Meraih Dua Medali Emas PON Riau 2012
