
Mengalahkan unggulan pertama Fernando Astan asal klub Exist Jakarta, tunggal pemula putra asal PB Djarum, Perdana Awanda Mahaputra akhirnya lolos kebabak perempatfinal turnamen USM Flypower Open 2014. Perdana dipaksa bermain rubber game untuk memenangkan pertandingan ini. Skornya pun 21-17, 17-21 dan 21-14, dalam kurun waktu kurang lebih 1 jam.
Di game pertama, Perdana sudah ditekan oleh lawan. Dengan pertahanan yang rapat dan mampu mengembalikan semua pukulan lawan, akhirnya lawan terlihat prustasi, pukulannya justru menyangkut di net. Ada juga yang keluar lapangan. Ini keuntungan bagi Perdana dalam memperoleh nilai di game ini.
Menurut Perdana, game pertama ia sudah bisa mengatur permainan lawan. Pukulan-pukulan lawan dengan mudah dapat dikembalikan. Lawan mainnya jadi tidak berkembang. Padahal ia hanya mengikuti alunan permainan lawan dan banyak-banyak menurunkan bola.
Tapi sayang, di game kedua justru Perdana kehilangan pola bermainnya. Pasalnya, sejak game ini berlangsung pertahanan Perdana malah bisa ditembus. Bahkan, ia sering kali mengangkat bola terlalu tinggi. Jadi memudahkan lawan untuk menyerangnya.
“Fokus bermain saya hilang, jadi pertahannan saya kendor. Mainnya jadi tidak konsenterasi tadi dan banyak salah juga tadi.” tambah Perdana.
Dengan lepasnya game kedua. Justru permainan lawan makin berkembang. Perdana pun tidak dapat mengimbangi permainan lawan. Ia tertinggal beberapa poin. Perlahan namun pasti, akhirnya ia bisa menjaga jarak dengan lawan. Bahkan, secara poin demi poin pun diraihnya. Permainan lawan mulai mengendor dan kesalahan demi kesalahan pun sering terjadi. Perdana pun mampu meraih game penutup ini dengan kemenangan.
“Iya, saya sempat ketinggalan poin akibat tenaga saya sudah habis dan jadinya hilang konsentrasi. Saya pun bangkit dan memaksakan untuk main. Saya coba menahan serangan lawan. Karena tidak tembus, lama kelamaan lawan banyak membuang buang bola. Mungkin tenaganya juga habis.” sahut Perdana. (DS)