
Febby Angguni menjadi atlet pertama yang berhasil lolos ke final Piala Walikota Surabaya 2014. Berhadapan dengan Elizabeth Purwaningtyas, Febby hanya membutuhkan waktu 35 menit untuk menang 21-12 dan 21-8 atas atlet besutan PB SGS PLN itu pada Sabtu (3/5) petang.
"Melawan Ocoy (panggilan Elizabeth - red) saya tadi berhasil bermain lebih sabar, dan tidak terlalu banyak terburu-buru jadi saya bisa mengontrol jalannya pertandingan dan menang," ujar Febby usai laga.
Di partai puncak yang akan digelar besok (4/5), Febby akan ditantang oleh wakil Tomioka, Aya Ohori. Wakil Jepang itu lolos ke partai puncak setelah berhasil mengalahkan wakil PB Djarum lainnya, Intan Dwi Jayanti. Pemain kidal itu menang, juga dalam dua game langsung 23-21 dan 21-13.
Menghadapi partai final ini, Febby mengaku sudah mengetahui tipe permainan lawan. "Dia (Aya - red) memiliki pukulan yang sulit ditebak, dan hampir setiap pukulannya menyulitkan, mulai dari lob, drop shot, apalagi pukulan pemain kidal memang lebih sulit, dia pun memiliki kelincahan kaki yang baik," ujar Febby menilai lawannya.
Febby pun menuturkan ia sudah memiliki strategi yang ingin ia terapkan dalam perebutan gelar juara nanti. "Saya sudah memiliki strategi sendiri, dan tambahan informasi dan teman-teman yang sudah melawan Aya tentu akan sangat membantu, tapi tentu pada akhirnya tergantung apa yang akan terjadi di lapangan nanti, semoga besok saya bisa siap menghadapi Aya," pungkasnya.
Sayang, di sektor tunggal putra, harapan PB Djarum, Thomi Azizan Mahbub harus kandas ditangan wakil Guangzhou, China, Tang Junxiang, Thomi berhasil menang 21-12 di game pembuka namun gagal di dua game berikutnya setelah kalah 18-21 dan 12-21.