Pemain PB Djarum Vita Marissa mendapat penggilan untuk bergabung kembali ke Pelatnas yang telah membesarkan namanya. Pemanggilan ini terkait dengan pengumuman dari PBSI sebelumnya dimana juara Kejurnas PBSI 2015 berhak masuk ke Pelatnas. Vita menjadi juara ganda campuran Kejurnas PBSI 2015 yang dihelat pada Desember lalu bersama yuniornya dari klub Djarum, Rafiddias Akhdan Nugroho.
Vania Arianti Sukoco menjadi salah satu atlet spesialis ganda yang diperhitungkan di peta persaingan nomor taruna di sepanjang tahun 2015 lalu. Di ajang Djarum Sirkuit Nasional (Djarum Sirnas) Li Ning Open 2015, Vania memang berhasil meraih satu gelar, tetapi ia berhasil menutup tahun 2015 dengan kemenangan manis di ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) PBSI.
Lisa Ayu Kusumawati yang merupakan atlet spesialis ganda baru “naik kelas” ke kelompok usia remaja tahun 2015 lalu. Di debutnya di kelompok umur U17 ini, Lisa berhasil mengantongi empat gelar di sepanjang tahun lalu.
Tepat tanggal 6 Januari 2016 ini, spesialis pemain ganda putra taruna PB Djarum asal kelahiran Bogor tahun 1998 yang memiliki nama lengkap Andika Ramadiansyah atau biasa disapa dengan panggilan Andika atau Rama ini merayakan ulang tahun bersama sang Ibu Kusmawati (44 tahun) dan sang adik Rizkita (12 tahun).
Taipei memberikan keberuntungan tersendiri buat Kevin Sanjaya Sukomuljo di tahun 2015. Dua kali ikut turnamen di Taipei, ia berhasil masuk final di kedua turnamen. Bahkan salah satunya, ia berdiri pada podium tertinggi.
Dulu namanya sempat di sebut-sebut sebagai calon penerus kejayaan bulutangkis Indonesia. Apalagi diawal ia bertanding di manca negara, nama-nama pemain India seperti HS Pranoy, Sai Praneth mampu ia kalahkan. Pemain terbaik Hongkong, Hu Yun juga bisa ia kalahkan. Permainannya yang rapi dan ulet membuat lawan-lawannya selalu kerepotan menghadapinya.
