Indonesia akhirnya memiliki wakil di babak final kejuaraan World Super Series Final 2015. Dari tiga kontestan di semifinal, satu diantaranya lolos ke babak final yang akan di mainkan hari ini (13/12). Pasangan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan menjadi harapan terakhir bagi Indonesia untuk membawa pulang gelar juara.
Vita Marissa pekan lalu mengumumkan bahwa Indonesian Masters 2015 akan menjadi turnamen internasional terakhir baginya. Ia pun turun di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) PBSI 2015 bersama juniornya, Rafiddias Akhdan Nugroho yang masih berusia 19 tahun.
Sabtu (12/12) menjadi hari spesial bagi Serena Kani. Atlet spesialis ganda ini berhasil menjadi kampiun di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) PBSI 2015 bersama Mychelle Christine Bandaso di ganda taruna putri. Pertarungan pun berlangsung dramatis. Menghadapi wakil Jawa Barat yang merupakan atlet Mutiara Cardinal, Bunga Fitriani/Mayrina Lukmanda, Serena/Mychelle berhasil menang tipis 21-17, 19-21 dan 23-21.
Berakhir sudah Kejuaraan Nasional (Kejurnas) PBSI 2015. Turnamen yang digelar di Tennis Indoor Senayan sejak Selasa (8/12) lalu menuntaskan semua pertandingannya pada Sabtu (12/12) sore. Di nomor dewasa, srikandi dan punggawa Cipayung berhasil mengamankan satu gelar, sementara Jawa Tengah melalui atlet PB Djarum sukses mencuri satu gelar.
Partai puncak ganda putri, Sabtu (12/12) sore tadi di Tennis Indoor Senayan, Jakarta. Juaranya milik pasangan Jawa Tengah, Mychelle Crhystine Bandaso/Serena Kani. Pasalnya, mereka mengalahkan wakil Jawa Barat, Bunga Fitriani/Mayrina Lukmada melalui pertarungan rubber game, 21-17, 19-21 dan 23-21.
Unggulan ke-4 tunggal putri Jawa Tengah, Desandha Vegarani Putri menang dua game langsung dari rekan satu timnya Devi Yunita Indah Sari pada laga puncak, Sabtu (12/12) siang di Tennis Indoor Senayan, Jakarta. Desandha ketika ditemui, mengaku dirinya sangat senang bisa merebut gelar juara di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) PBSI 2015 ini.
