Indonesia berhasil meloloskan dua wakil ke babak perempat final Macau Open Grand Prix Gold 2015. Mereka adalah Edi Subaktiar/Gloria Emanuelle Widjaja dan Ronald Alexander/Melati Daeva Oktavianti. Namun di babak perempat final yang digelar kemarin (27/11), Indonesia akhirnya hanya bisa meloloskan Ronald/Melati.
Ganda putra Indonesia, Berry Angriawan yang sebelumnya dipasangkan dengan Ricky Karanda Suwandi, serta Rian Agung Saputro yang berpasangan dengan Angga Saputra dipecah dan ditukarkan. Kilau Ricky/Angga sudah terlebih dahulu bersinar, mereka berhasil merebut gelar Super Series tahun ini di Singapura. Hal ini seakan menjadi salah satu pemicu mereka untuk segera kembali ke persaingan elit ganda putra dunia.
Ihsan Maulana Mustofa yang memperlihatkan grafik menanjak di semester dua tahun 2015 ini, kembali memberikan kejutan. Usai berhasil menembus partai final Thailand Open Grand Prix Gold 2015 lalu, kali ini di Macau Open Grand Prix Gold 2015, Ihsan pun masih terus melaju.
Rupanya aura coaching clinic yang di adakan di kota Magelang begitu dahsyat. Ibarat magnet, acara yang di usung oleh Djarum Foundation ini membuat masyarakat kota yang terkenal dengan pendidikan militer ini datang berbondong-bondong memenuhi GOR yang belum lama di resmikan.
Pertandinga semi final All PB Djarum di nomor tunggal anak putra sangat menarik untuk di lihat. Sebab Al Akram Ichmawan M unggulan ke 15 ini mampu mengimbangi dan memenangi perang saudara dari rekannya yang diunggulan ke 2, M Rais Haikal melalui pertarungan rubber game pada hari Juma’t (27/11) sore di Sport Center Rumbai Gor Wushu, Pekanbaru.
Unggulan ke 4 tunggal pemula putri Ratna Sekar Arum asal Jaya Raya ditundukan oleh pemain PB Djarum Nandini Putri Arumi dengan dua game langsung pada Juma’t (27/11) sore di Sport Center Rumbai Gor Wushu, Pekanbaru. Dengan kemenangan ini, Nandini otomatis masuk final Djarum Sirkuit Nasional (Sirnas) Riau Open 2015.
