Pasangan baru campura remaja asal PB Djarum, Pramudya Kusuma Wardana/Fauzia Kartikasari mengaku ini kali pertamanya mereka masuk kebabak final Djarum Sirkuit Nasional (Sirnas) Riau Open 2015. Setelah mereka membuat kejutan di laga semi final, Juma’t (27/11) siang, mengalahkan unggulan ke 7 yang juga rekan satu timnya, Brian Berri/ Lisa Ayu Kusumawati bertempat di Sport Center Rumbai Gor Wushu, Pekanbaru.
Ganda campuran U17 menjadi satu-satunya nomor yang akan mempertandingkan perempat final tanpa unggulan. Meski tak diunggulkan, tiga wakil meraih putih berhasil lolos ke perempat final Korea Junior Open Badminton Championships 2015 usai mengantongi kemenangan di laga 16 besar kemarin (26/11).
Jika Handoko Yusuf Wijayanto untuk sementara tak harus berhadapan dengan wakil Korea di Korea Junior Open Badminton Championships 2015. Lain halnya dengan wakil PB Djarum di nomor ganda putri U17, Agatha Imannuela/Siti Fadia Silva Ramadhanti.
Unggulan empat, Handoko Yusuf Wijayanto berhasil terus melaju di Korea Junior Open Badminton Championships 2015. Di turnamen yang mempertandingkan kelompok usia ini, Handoko menjadi satu-satunya wakil dari PB Djarum di tunggal putra U17. Dan sejauh ini, Handoko pun masih belum terbendung.
Korea Junior Open Badminton Championships 2015 sudah memasuki babak perempat final. Di nomor tunggal putra U15, klub yang bermarkas di GOR Djarum Jati, Kudus ini berhasil meloloskan empat wakilnya untuk terus berburu gelar di Gwangju, Korea. Empat tunggal putra ini sukses meraih kemenangan di laga 16 besar kemarin (26/11). Bahkan PB Djarum sudah memastikan mengamankan satu tiket semifinal setelah dua wakilnya akan saling bersua.
Pramudya Kusuma Wardana/Rizal Muhammad Sofyan asal PB Djarum maju ke perempat final Djarum Sirkuit Nasional (Sirnas ) Riau Open 2015. Pasalnya tadi di laga kedua, Kamis (26/11) sore, pasangan PB Djarum yang turun di nomor ganda remaja putra ini menang mudah atas wakil Candra Wijaya, fernanda Hendyka Ari Pradana/Jason Rivaldo yang berlangsung di Spoet Center Rumbai Gor Wushu, Pekanbaru.
