Lisa Ayu Kusumastuti/Vanadia Pranasa ganda putri Indonesia yang turun dikelas U17 asal PB Djarum akhirnya hanya bisa menjadi runner up Singapore Youth International Seris 2015. Ketika pada partai puncak, Minggu (22/11) malam waktu Singapura, Lisa/Vanadia tunduk dari wakil tuan rumah Yue Yann Jaslyn Hooi/Alfandy Rizki Kasturo di Badminton Hall Singapore.
Babak final kejuaraan bulutangkis Hongkong Open Super Series 2015 tak menyisakan sisa untuk para pemain Indonesia. Seluruh wakil Indonesia yang bertanding di babak semifinal kemarin gagal melangkah ke babak puncak usai di kalahkan lawan-lawannya. Praktis, babak semifinal menjadi prestasi terbaik yang di torehkan para punggawa Cipayung.
Akhirnya kejutan Anthony Sinisuka Ginting harus berakhir di semifinal Hong Kong Open Super Series 2015. Pebulutangkis Pelatnas PBSI ini berhasil mencuri satu game atas rivalnya Tian Houwei pada Sabtu (21/11) kemarin.
Di ganda putri U 17 asal PB Djarum Lisa Ayu Kusumastuti/Vanadia Pranasa berhasil mengalahkan wakil Taipei Chen Yi Hsuan/Sun Wen Pei melalui pertarungan rubber game pada laga semifinal di Badminton Hall Singapore, Sabtu (21/11) malam waktu Singapura.
Pertandingan pada babak semifinal ganda putra di kelas U15, pasangan muda Indonesia asal PB Djarum Dwiki Rafian Restu/Bernadus Bagas Kusuma Wardana menang rubber game atas pasangan Malaysia Mior Muhammad Hakim Arzehar/Roy King Yap di Badminton Hall Singapore, Sabtu (21/11) sore waktu Singapura.
Akhirnya tuntas sudah perjuangan pasangan ganda campuran Praveen/Debby Susanto di kejuaraan bulutangkis Hongkong Open Super Series 2015. Babak perempat final menjadi prestasi terbaik bagi mereka di kejuaraan yang menyediakan hadiah total USD 350.000,-. Langkah ganda campuran nomor dua Indonesia ini di hentikan oleh ganda campuran nomor satu dunia Zhang Nan/Zhao Yunlei. Acungan jempol patut di berikan pada Praveen/Debby. Meski mereka kalah, tetapi perlawanan luar biasa telah di tampilkan.
