Bertempat di GOR Djarum Jati Kudus, hari Sabtu (5/9) pagi, para peserta grand final berkumpul kembali guna melakukan pertarungan menuju babak karantina. Mereka ini pun harus datang sebelum jam 08:00 pagi. Dalam pertarungan ini para juri dari pelatih terbaik PB Djarum bukan menilai dari hasil kemenangan saja tapi juga dari keuletan bermain dan daya juang bertahan saat bertanding.
Unggulan empat ganda putra asal tanah air, Berry Angriawan/Rian Agung Saputra dipaksa bermain tiga game oleh ganda Korea, Chung Eui Seok/Kim Dukyoung di laga perempat final pada Jum’at (4/9) malam.
Babak perempat final Indonesia International Challenge 2015 mempertemukan Reksy Aureza Megananda dengan Krisna Adi Nugraha. Dua atlet muda yang bergabung bersama Pelatnas ini saling beradu kekuata di GOR Sudirman pada Jum’at (4/9) malam.
Tunggal putri Indonesia memastikan satu tiket ke final Indonesia International Challenge 2015. Hera Desi Ana Rachmawati dari Mutiara Cardinal akan berjumpa dengan Gregoria Mariska di semifinal yang akan digelar besok (5/9). Mereka ke semifinal usai mengantongi kemenangan di laga perempat final yang digelar di GOR Sudirman pada Jum’at (4/9) petang.
Indonesia menempatkan tiga wakilnya di semifinal Indonesia International Challenge 2015 di nomor ganda campuran. Tedi Supriadi/Ririn Amelia menjadi pasangan pertama yang berhasil lolos ke semifinal usai menang pada Jum’at (4/9) sore.
Tahapan grand final di hari pertama, peserta harus melakukan dua kali pertanding. Mereka pun dibagi berdasarkan kelompok dan kategori umurnya. Secara langsung mereka diawasi oleh 14 pelatih terbaik asal PB Djarum. Dimana setiap pelatih harus mengawasi sekitar 40 peserta.
