Hingga pukul 20:00 Wib pada Senin (31/8) malam, dari total jumlah 1228 peserta yang mendaftarkan diri secara online untuk ikut Audisi Djarum ke-9 di kota Kudus ini. Tapi hanya 913 peserta melakukan registrasi ulang. Audisi Djarum di Kudus sendiri akan di selenggarakan dari tanggal 1 – 3 September 2015.
Demi mendapatkan bibit-bibit pemain yang berkualitas super, Audisi Djarum di kota Kudus ini bakal menerjunkan 14 sekaligus tim pencari bakat dari para legenda bulutangkis di Indonesia. Mereka ini berkumpul dengan tujuan ingin membangkitkan lagi olahraga bulutangkis di Indonesia maupun di mata dunia.
Demi mewujudkan cita-cita sang buah hatinya menjadi atlet ternama, Anton DGP (46 tahun) asal kota Cirebon pun merelakan waktunya untuk mengikuti Audisi Djarum terakhir di kota Kudus. Bersama anaknya Berlianto Putra Mahardika (14 tahun) dan Quirus Zaman (13 tahun), Anto memilih jalur darat menuju kota kretek ini.
Sejak pukul 08:00 WIB, bertempat di GOR Djarum Jati, Kudus, Senin (31/8). Dipenuhi oleh ratusan para peserta yang berdatangan dari segala penjuru daerah di Indonesia. Baik itu dari kota Kudus sendiri maupun daerah luar pulau Jawa, seperti Kamimatan Selatan, Sulawesi Tengara, Riau, Papua dan Nusa Tengara Barat. Mereka ini melakukan registrasi ulang demi memenuhi pendataan.
Pasangan remaja putri non unggulan asal PB Djarum Aldira Rizky Putri/Lisa Ayu Kusumawati membuat kejutan di partai puncak, Sabtu (29/8) malam bertempat di GOR Djarum Magelang tadi. Pasalnya pasangan Djarum ini berhasil menjadi juara dan mengalahkan pasangan unggulan kedua asal Exist Jakarta Beverly Gabriella/Tsavanne Bethalia dalam pertarungan rubber game.
Unggulan pertama ganda taruna putra asal PB Djarum Yahya Adi Kumara/Yantoni Edy Saputra memenangkan pertarungan babak final, Sabtu (29/8) sore pada pertandingan di GOR Djarum Magelang. Pasangan unggulan pertama ini mengalahkan unggulan kedua asal Jaya Raya M. Fachrikar/Muhammad Reza Pahlevi Isfahani melalui pertarungan rubber game.
