Delapan kota telah disambangi oleh para legenda Bulutangkis Indonesia dan ribuan peserta Audisi telah membuktikan ketangguhannya.
Kesempatan terakhir bagi para pemain muda bulutangkis untuk mengikuti Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2015 masih terbuka.
Yahya Adi Kumara/Yantoni Edy Saputra unggulan pertama asal PB Djarum ini masih terlalu kuat bagi lawannya. Pada pertarungan perempat final, Kamis (27/8) malam di Gor Djarum Magelang, pasangan unggulan pertama ini menang dua game langsung dari pasangan Exist Jakarta Albert Adidjowono/Deny Mamahit. Alhasil, unggulan pertama ini langsung lolos ke babak semi final Djarum Sirkuit Nasional ( Sirnas) Jawa Tengah 2015.
Ganda taruna putri asal PB Djarum, Tania Oktaviani Kusumah/Vania Arianti Sukoco tidak butuh waktu lama untuk lolos ke babak semi final Djarum Sirkuit Nasional (Sirnas) Jawa Tengah 2015. Pasalnya pertarungan perempat final, Kamis (27/8) malam bertempat di Gor Djarum Magelang, pasangan Djarum ini menang mudah dari Annisa Wahyu Utami/Eti Sukma Karasati asal Banda Baru Batam.
Pertandingan laga ketiga tunggal taruna putra hari Kamis (27/8) sore bertempat di Gor Djarum Magelang. Pemain asal PB Djarum Erick Eriawan dipaksa bermain rubber game untuk maju ke babak perempat final Djarum Sirkuit Nasional (Sirnas) Jawa Tengah 2015. Erick menang dari Aditya Zaki asal Jaya Raya Altis Tasik.
Mega Ciputra asal PB Djarum yang juga unggulan kelima ini menundukan wakil Mutiara Cardinal Bandung Asyidika Vito Indarto dengan dua game langsung pada laga ke tiga, hari Kamis (27/8) siang bertempat di Gor Djarum Magelang. Otomoatis Mega pun maju kebabak perempat final Djarum Sirkuit Nasional (Sirnas) Jawa Tengah Open 2015.
