Unggulan enam asal Taipei, Chou Tien Chen harus langsung tersingkir di ajang perburuan gelar Kejuaraan Dunia 2015. Atlet yang sempat tampil gemilang bahkan sanggup menghentikan Lin Dan di Taipei Open 2015, justru langsung kandas ditangan pebulutangkis Malaysia, Zulfadli Zulkifli pada Senin (10/8) sore.
Laga Kejuaraan Dunia 2015 resmi digelar mulai Senin (10/8) pagi. Hanya tiga wakil Indonesia yang bertanding di hari pertama turnamen bergengsi ini. Wakil pertama merah putih yang berlaga adalah pemain tunggal putra, Tommy Sugiarto.
Kehadiran kejuaraan BWF World Championships 2015 rupanya membawa banyak pengaruh pada kebiasaan masyarakat Indonesia. Salah satunya adalah Widodo yang menjadi salah satu penonton Istora. Datang jauh-jauh dari Yoguakarta, Mas Wid, demikian biasa ia disapa sampai harus merelakan waktu kerjanya selama dua hari.
Kehadiran para pemandu sorak di kejuaraan bulutangkis selalu membuat Istora Senayan Jakarta lebih berwarna. Kostum yang di kenakan, nyanyian yang di nyanyikan selalu membuat suasana di dalam Istora lebih meriah. Tak hanya menyanyikan lagu, terkadang mereka pun meneriakkan yel yel untuk membangkitkan semangat pemain. Tak jarang mereka pun membawa bedug kecil atau tepukan balon yang di sediakan panitia untuk menambah aksen dari timnya.
Istora Senayan mulai berbenah. Mendekati hari pertama kejuaraan bulutangkis BWF World Championsips 2015 Istora semakin mempercantik diri. Memang belum terlihat sempurna ornamen tata ruang maupun letak hiasan di tempat penyelenggaraan kejuaraan yang biasa disebut oleh masyarakat Indonesia sebagai Kejuaraan Dunia.
Tahun 2014 lalu, Zhao Yunlei berhasil “mengawinkan” gelar juara dunia. Bersama Zhang Nan ia sukses menjadi juara di sektor ganda campuran, sementara di ganda putri ia meraih mahkota juara bersama Tian Qing. Kali ini, ia pun kembali akan turun di dua nomor.
