Program Kita Bisa yang tayang di Kompas TV sudah memasuki tahun ketiga. Di tahun pertama, program yang menghadirkan sisi lain dari dunia olah raga ini mengangkat cerita tentang para legenda bulutangkis tanah air, kegiatan mereka setelah gantung raket dan mengenang masa kejayaan mereka
Sejak kejuaraan World Championship pertama kali di gelar, Indonesia telah membawa pulang sebanyak Dua puluh gelar juara. Indonesia hampir saja menyapu seluruh gelar yang ada saat kejuaraan serupa di selenggarakan di Jakarta pada tahun 1980. Hanya ganda putri yang lepas dari genggaman Indonesia.
Jika di ajang All England nama Rudy Hartono belum ada yang bisa menggoyahkan hingga kini. Dengan perolehan 8 gelar juara 7 diantaranya di raih secara berturut—turut membuat legenda bulutangkis asal Indonesia ini masih menjadi yang terbaik. Di ajang BWF World Championships, Rudy Hartono meraih satu kali gelar juara. Ia mendapatkannya di tahun 1980 saat Jakarta menjadi tuan rumah.
Kekuatan China di dunia olahraga memang sudah tidak terbantahkan lagi. Di cabang olahraga bulutangkis kedigjayaan China sudah mulai tercium sejak negeri tirai bambu ini mulai rajin mengikuti kejuaraan-kejuaraan bulutangkis.
Tinggal menghintung hari, turnamen World Championships 2015 akan segera diselenggarakan di Jakarta, tepatnya di Gor Istora Senayan dari tanggal 10 - 16 Agustus 2015. Ada pun di nomor tunggal putri, Indonesia menempatkan 2 wakilnya di turnamen ini. Salah satunya adalah pemain asal klub PB Djarum, Maria Febe Kusumastuti.
Indonesia diberikan kesempatan kembali untuk menyelenggarakan kejuaraan besar bulutangkis. Jakarta mendapat kepercayaan untuk menjadi tuan rumah kejuaraan BWF World Championships 2015. Ini bukan kali pertama bagi Jakarta menjadi tempat penyelenggaraan kejuaraan yang kini di adakan setiap tahun. Tiga kali sudah Ibukota negara Republik Indonesia di sambangi pemain bulutangkis terbaik dunia untuk mengikuti kejuaraan paling bergengsi setelah Olimpiade.
