Pandemik Corona membuat banyak orang terpisah dengan keluarganya. Banyak yang tidak bisa bertemu dengan sanak keluarga karena memang aturan dari pemerintah yang memaksa kita untuk sementara tidak pulang dahulu ke kampung halaman. Rasa rindu keluarga dan kampung halaman sudah pasti dirasakan hampir setiap orang. Hal ini juga yang dirasakan atlet bulutangkis putri senior, Greysia Polii.
Sejak awal tahun 2020 kemarin, pebulutangkis sepesialis ganda PB Djarum asal Tangerang Kelly Larissa mendapat kesempatan berlatih bersama dengan para pebulutangkis terbaik Indonesia di Pelatnas PBSI.
Sudah lebih dari satu bulan, atlet PB Djarum Kudus menerapkan social distancing dengan berdiam diri di area GOR dan Asrama. Mereka dilarang melakukan aktivitas di luar area tersebut. Hal itu dilakukan mengingat pandemi wabah Covid-19 yang kian meluas di Tanah Air.
Disaat pandemik Corona seperti sekarang ini, rasa was-was kerap menyelimuti perasaan setiap orang. Rasa takut tertular, rasa takut menularkan bercampur menjadi satu dan terkadang membuat seseorang menjadi paranoid. Apalagi jika kita baru saja kembali dari salah satu negara yang terjangkit virus Covid-19.
Setelah ditinggal oleh pasanganya Muhammad Rayhan Nur Fadilah yang lebih memilih berlatih di Pelatnas PBSI, kini pebutangkis ganda remaja putra Marwa Faza akan mendapat pasangan baru yaitu Patra Harapan Rindorindo.
Semestinya besok (21/4) kejuaran Badminton Asia Championships 2020 akan dilangsungkan di Manila, Philipina. Tetapi sayang, kejuaraan khusus nomor perorangan ini terpaksa ditunda karena merebaknya virus Covid-19. Nasib serupa juga dijalani oleh kejuaraan New Zealand Open 2020 yang sedianya dilangsungkan pada tanggal 28 April – 3 Mei 2020. Kejuaraan berhadiah total USD 170.000,- juga harus ditunda sesuai keputusan badan bulutangkis dunia (BWF).
