Nama Helena Ayu Puspitasari menjadi buah bibir pada kejuaraan bulutangkis Liga PB Djarum 2020. Di dua seri kejuaraan yang digelar di Kudus, namanya berkibar menjadi juara. Lebih membanggakan lagi, ia bisa merebut gelar di Liga PB Djarum II 2020 yang juga diikuti oleh sejumlah pemain dari Pelatnas.
Pebulutangkis muda Radithya Bayu Wardhana membuat catatan tersendiri dalam tahun 2020. Pemain yang lahir di Tanjung Pinang, Kepulauan Riau, 12 tahun yang lalu itu menorehkan namanya sebagai juara pada kejuaraan Liga PB Djarum I 2020 pada kelompok TUDPA – U11 + Tapa-U13 (tunggal usia dini & tunggal anak-anak putra).
Pasangan putri U-19 dan Dewasa Lisa Ayu Kusumawati/Ni Ketut Mahadewi pastikan maju ke babak semifinal Liga PB Djarum 2020. Pasangan putri itu maju ke babak semifinal, setelah mengalahkan juniornya Salli Lin/Sang Ayu Putu Kharisma Maharani dengan angka akhir 21-14 dan 21-10, bertempat di GOR Djarum Jati, Kudus, Jawa Tengah, Sabtu (12/12).
Helena Ayu Puspitasari kembali turun di dua nomor pada ajang Liga PB Djarum 2020. Helena akan bertanding bersama Serena Kani di ganda putri dan Dwiki Rafian Restu di ganda campuran.
Usai menjadi juara pada Liga PB Djarum 2020 beberapa waktu, menjadi motivasi Radithya Bayu Wardhana untuk bisa kembali mengulang sukses. Ia bertekad untuk bisa mempertahankan yang ia raih.
75 tahun sudah Indonesia merdeka, bebas dari belenggu penjajahan. Banyak para pahlawan yang gugur berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Sampai kapanpun jasa para pahlawan tidak akan pernah lekang dalam jejak langkah sejarah Indonesia.
