Tunggal putra Indonesia asal PB Djarum, Wisnu Yuli Prasetyo akhirnya harus mengakhiri langkahnya di Walikota Surabaya International Series 2016. Di laga semifinal yang berlangsung pada Sabtu (14/5) malam, Wisnu gagal mengulang kesuksesannya di Semarang tahun lalu. Kali ini, ia dipaksa untuk mengakui keunggulan Krishna Adi Nugraha.
Bertempat di Kunshan Sport Center Stadium, China, Minggu besok (15/5) pukul 08:30 waktu China nanti. Tim Uber Indonesia akan melakoni laga pertamanya di babak penyisihan grup C. Tim Indonesia berjumpa dengan salah satu wakil eropa, Bulgaria.
Jika di nomor ganda campuran Indonesia sudah memastikan gelar, maka lain halnya dengan nomor ganda putra. Andika Ramadiansyah/Rinov Rivaldy gagal menyusul langkah Muhammad Rian Ardianto/Fajar Alfian ke partai puncak. Di laga semifinal yang digelar pada Sabtu (14/5) malam, mereka harus kalah tipis dari pasangan Jepang, Yoshiki Tsukamoto/Shunsuke Yamamura setelah bertarung selama 85 menit.
Tim piala Thomas Indonesia berada di Grup B pada putaran final Piala Thomas dan Uber 2016 yang berlangsung di Kunshan, China. Menjadi salah satu tim unggulan, Indonesia berada bersama dengan India, Hongkong dan Thailand.
Indonesia memastikan gelar di nomor ganda campuran di Walikota Surabaya International Series 2016. Hal ini terjadi setelah keempat pasangan yang lolos ke semifinal adalah wakil tuan rumah. Di babak semifinal yang digelar Sabtu (14/5) malam, Yantoni Edy Saputra/Marsheilla Gischa Islami berhasil terlebih dahulu untuk memastikan diri berlaga di partai puncak. Mereka berhasil menghentikan langkah Fernando Kurniawan/Dian Fitriani dalam drama tiga game.
Tim Uber Indonesia berharap tunggal putrinya harus meraih hasil maksimal di ajang Piala Uber 2016 di Kunshan, China. Jika melihat tim unggulan, tim Indonesia memang masih kalah peringkat. Apa lagi, target lolos ke babak delapan besar sudah ditetapkan untuk tim Uber Indonesia.
