Sulaiman

Sulaiman

Kontingen Indonesia sukses melampaui targetnya di Paralimpiade Tokyo 2020. Sebelumnya, Komite Paralimpiade Nasional (NPC) Indonesia menargetkan satu medali emas, satu perak, dan tiga perunggu. Namun pada akhirnya Indonesia berhasil membawa pulang sembilan medali dengan rincian dua medali emas, tiga perak, dan empat perunggu.

Turnamen beregu Sudirman Cup 2021 akan segera berlangsung di Vantaa, Finlandia, pada 26 September hingga 3 Oktober 2021 mendatang. Indonesia sendiri seperti menjadi unggulan ketiga di bawah Tiongkok yang ada di posisi pertama dan Korea di posisi kedua.

Pemain para bulutangkis putri, Leani Ratri Oktila, merebut dua medali emas dari Paralimpiade Tokyo 2020. Emas pertama diraihnya dengan Khalimatus Sadiyah di ganda putri SL3-SU5, kemudian emas kedua di ganda campuran SL3-SU5 dengan Hary Susanto.

Cabang olahraga para bulutangkis sukses menghadirkan penampilan yang memukau dalam debutnya di ajang olahraga terakbar atlet difabel Paralimpiade. Dari total raihan sembilan medali Kontingen Indonesia di Paralimpiade Tokyo 2020, atlet para bulutangkis menyumbangkan enam medali.

Luar biasa! Dua kata tersebut rasanya cukup pas untuk menggambarkan perjalanan Leani Ratri Oktila di Paralimpiade Tokyo 2020. Bagaimana tidak, pundi-pundi medali untuk Indonesia mayoritas disumbangkan dari perjuangan Leani di lapangan.

Indonesia semakin berkibar di ajang Paralimpiade Tokyo 2020. Cabang olahraga bulutangkis kembali menjadi lumbung medali bagi kontingen Indonesia yang berjuang di Tokyo, Jepang. Setelah pasangan ganda putri SL3-SU5 Leani Ratri Oktila/Khalimatus Sadiyah sukses menyabet medali emas, hari ini (5/9) pasangan ganda campuran Hary Sutanto/Leani Ratri Oktila menambah perbendaharaan medali emas bagi Indonesia.