Disaat pandemik Corona seperti sekarang ini, rasa was-was kerap menyelimuti perasaan setiap orang. Rasa takut tertular, rasa takut menularkan bercampur menjadi satu dan terkadang membuat seseorang menjadi paranoid. Apalagi jika kita baru saja kembali dari salah satu negara yang terjangkit virus Covid-19.
Setelah ditinggal oleh pasanganya Muhammad Rayhan Nur Fadilah yang lebih memilih berlatih di Pelatnas PBSI, kini pebutangkis ganda remaja putra Marwa Faza akan mendapat pasangan baru yaitu Patra Harapan Rindorindo.
Semestinya besok (21/4) kejuaran Badminton Asia Championships 2020 akan dilangsungkan di Manila, Philipina. Tetapi sayang, kejuaraan khusus nomor perorangan ini terpaksa ditunda karena merebaknya virus Covid-19. Nasib serupa juga dijalani oleh kejuaraan New Zealand Open 2020 yang sedianya dilangsungkan pada tanggal 28 April – 3 Mei 2020. Kejuaraan berhadiah total USD 170.000,- juga harus ditunda sesuai keputusan badan bulutangkis dunia (BWF).
Sudah lebih dari satu bulan, mantan atlet bulu tangkis nasional, Debby Susanto #dirumahaja. Ibu dari satu anak ini turut menjalankan social distancing demi memutuskan penyebaran wabah Covid-19 di Tanah Air yang sampai saat ini masih merebak.
Debby Susanto, yang merupakan mantan pebulutangkis ganda campuran Tanah Air mengaku, punya banyak alasan mengapa dirinya ingin pandemi Covid-19 ini cepat berakhir.
Ternyata ganda putra terbaik Indonesia peringkat dua dunia yang juga atlet binaan PB Djarum Mohammad Ahsan menjadi idola bagi pebulutangkis peraih runner up Badminton Asia Junior Championships 2019 asal Kuningan Marwa Faza.
