Turnamen yang memperebutkan hadiah total US$ 1,250,000 Blibli Indonesia Open 2018 mulai digelar pada Selasa (3/7) pagi. Fitriani yang turun di nomor tunggal putri harus langsung terhenti. Berjumpa dengan wakil Thailand, Ratchanok Intanon, Fitriani dipaksa menyerah dalam dua game langsung 8-21 dan 16-21 dalam tempo 36 menit.
Indonesia dipastikan tanpa wakil di sektor tunggal putri pada babak kedua di kejuaraan HSBC BWF World Tour Super 750 Malaysia Open 2018. Kepastian itu diperoleh setelah laga pertama, Rabu (27/6) ke dua pemain Indonesia kandas dari pemain unggulan di kejuaraan ini.
Kejuaraan bulutangkis Malaysia Open 2018 yang akan berlangsung di Kuala Lumpur Malaysia, dari tanggal 26 Juni sampai 1 Juli 2018 akan terasa terjal bagi para pebulutangkis putri Indonesia. Bagaimana tidak, dua tunggal putri Indonesia yang bisa bertanding di kejuaraan berhadiah total US$ 700.000,- sudah harus bertemu dengan para pemain unggulan di babak pertama.
Berbicara dunia bulutangkis, publik seolah sudah tahu negara mana yang bakal menjadi kiblatnya. Tiongkok, sepertinya negara inilah yang patut menjadi topik pembicaraan. Sudah sejak lama negeri tirai bambu ini menjadi pusat perhatian. Tak hanya bagi para pemerhati dunia bulutangkis, para pemain bulutangkis pun seolah mengamini jika Tiongkok memang menjadi acuan, terutama di bagian putri.
Laga perdana babak penyisihan grup D antara tim Uber Indonesia melawan tim Malaysia telah berlangsung di Impact Arena Bangkok, Thailand, Selasa (21/5) ini. Hasil sementara tim Indonesia tertinggal 0-1 atas tim Malaysia.
Laga perang saudara pada partai puncak, Sabtu (12/5), akhirnya di menangi oleh pasangan Gity Gabriel Rambing/Sang Ayu Putu Kharisma Maharani. Berjumpa dengan rekannya, Berliona Alma Pradisa/Jovika Vandaria Ester Matiho bertempat di GOR Sudirman. Gity/Sang Ayu langsung menang dua game. Otomatis gelar juara ganda ramaja putri pun milik pasangan Gity/Sang Ayu.
Diajak main di lapangan
