
Surabaya - Pelatnas Pratama yang tampil
full team dengan menurunkan 11 atletnya akhirnya hanya menyisakan dua punggawanya dibabak perempat final Indonesia International Challenge 2011. Selain Wisnu Yuli, Pelatnas diwakili oleh besutan PB Djarum Shesar Hiren Rustavito yang masih belum terhentikan lawan-lawannya.

Langkah Vito, begitu Shesar akrab disapa, terbilang cukup mulus. Ia tak harus menghadapi Andre Kurniawan Tedjono yang pernah mengalahkannya di Djarum Sirkuit Nasional (Djarum Sirnas) Jakarta Open bulan Mei lalu, setelah Andre kandas ditangan Ihsan Maulana Mustofa.
“Iya, saya juga cukup kaget Andre bisa kalah dari Ihsan, langkah saya mungkin akan lebih berat jika harus bertemu Andre di babak kedua,” ujarnya.
Vito berhadapan dengan Ihsan setelah mengalahkan pebulutangkis asal Kazakhstan Artur Niyazov, 21-12 dan 21-8 di babak kedua. Ia kemudian mengalahkan Ihsan dengan 21-13 dan 21-14. Ia pun melanjutkan pesta kemenangannya setelah berhasil mengalahkan Adi Adrianus Prasojo yang berbendera Singapura. Ia menang dengan 21-16 dan 21-9. Di babak 16 besar pun ia berhasil mengalahkan unggulan 9 asal India, Sourabh Verma dengan 21-19 dan 21-18.
“Alhamdulillah bisa menang, semoga saya masih bisa terus konsisten dan bisa melangkah sejauh mungkin di Indonesia Challenge kali ini.”
Di babak perempat final ia akan berhadapan dengan Hong Ji Hoon dari Korea. Pebulutangkis Korea tersebut berhasil mencuri kemenangan dari tangan Thammasin Shitikom dari Thailand, ia menang dengan 21-14 dan 21-19 dalam tempo 40 menit.
Jika mampu mengatasi pemain Korea ini, di babak semifinal Vito akan berhadapan dengan pemenang partai yang diramalkan akan berlangsung sengit antara unggulan pertama, Tommy Sugiarto melawan unggulan 8 asal India, Anup Sridhar.
“Saya tidak mau berfikir terlalu jauh,
step by step saja,” pungkasnya.
Penampilan Tommy pun cukup meyakinkan, ia bahkan memberi lawannya hanya maksimal 15 angka. Dan sebagian besar lainnya hanya berangka satu digit atau angka belasan awal. Tentu saja, Tommy yang tersingkir di tangan Nurgoho Andi Saputra di Djarum Sirnas Semarang, telah banyak menuai pelajaran dan pasti mempersiapkan diri lebih matang di turnamen kali ini.
Indonesia pun masih bisa mengharapkan gelar melalui Wisnu Yuli yang akan bersua dengan Alamsyah Yunus untuk memperebutkan tiket ke semifinal, serta Senatria Agus Setia yang harus bersua Indra Bagus yang kini membela Spanyol. Dari semua perempat finalis, Indonesia memiliki peluang besar untuk menciptakan gelar juara dini jika mampu memborong keempat tiket semifinal.