Diluar Arena
Home > Berita > DILUAR ARENA > Undian Berat Hayom
06 Maret 2012
Undian Berat Hayom
 
 

Pebulutangkis asal PB Djarum Dionysius Hayom Rumbaka mendapat undian berat pada kejuaraan Yonex All England Super Series 2012 yang berlangsung di Birmingham, Inggris pada tanggal 6–11 Maret 2012. Pada turnamen tertua di cabang olahraga bulutangkis ini Dionysius Hayom Rumbaka atau yang akrab di sapa dengan sebutan Hayom masuk undian neraka.Hayom yang kini bertengger di peringkat 28 dunia harus bersaing dengan bintang-bintang bulutangkis dunia.

Bersama dengan Simon Santoso, ia berada pada paruh undian atas bersama unggulan utama Lee Chong Wei, Sho Sasaki,serta Du Pengyu. Di babak perdana juara Indonesia Open Grand Prix Gold 2011 lalu ini akan mengahadapi pemain China Du Pengyu. Meski pernah menang pada pertemuan pertama mereka, tetapi Hayom tidak boleh lengah. Du Pengyu kini menjadi salah satu kekuatan China di bulutangkis dunia. Di tahun ini Du Pengyu sempat menjadi semifinalis pada kejuaraan Victor Korea Open 2012. Ia pun bisa menembus partai final pada kejuaraan Kumpoo Macau Open 2011.

Seandainya bisa kembali menang pada pertemuan kedua mereka, Hayom akan bertemu pemain unggulan enam Sho Sasaki asal Jepang. Dengan pemain Jepang ini, Hayom pernah dua kali bertemu. Dan keduanya di menangkan oleh pemain Jepang.

Simon Santoso yang berada satu grup dengan Hayom akan menghadapi pemain Denmark yang kini tengah menanjak prestasinya, Hans Kristian Vittingus. Keduanya belum pernah bertemu dalam pertandingan resmi. Birmingham menjadi tempat pertama mereka untuk saling berhadapan. Jika bisa menghentikan permainan pemain Denmark berperingkat 18 dunia ini, kemungkinan besar Simon akan bertemu sang unggulan utama Lee Chong Wei.

Di paruh undian bawah, terdapat dua tunggal putra Indonesia lainnya Taufik Hidayat dan Tommy Sugiarto. Mereka berada dekat dengan pemain China Lin Dan yang menempati unggulan kedua. Hanya saja Tommy Sugiarto harus sudah berhadapan dengan pemain nomor dua China Chen Long di babak pertama.

Undian sedikit menguntungkan di dapat oleh Taufik Hidayat. Taufik yang kini bertengger di urutan 12 dunia, akan bertemu dengan pemain Guatemala, Kevin Cordon di babak pertama. Tetapi di babak kedua ia harus menghadapi pemain China Chen Jin yang ada di peringkat 5 dunia. Dari empat kali pertemuan mereka, Chen Jin masih unggul dengan 3-1. Seandainya Taufik bisa membalas kekalahannya dari Chen Jin, kemungkinan besar pada babak perempat final ia akan menantang Lin Dan.

Di tunggal putri, tiga pemain Indonesia harus merangkak dari babak kualifikasi. Peluang Maria Febe Kusumastuti untuk bisa menuju babak utama terbuka lebar. Dengan lawannya di babak pertama, Susan Egelstaff, peringkat dunianya tidak terpaut jauh. Febe kini ada di urutan 41 sementara tunggal putri Skotlandia itu ada di peringkat 39 dunia. Dua lawan yang akan di hadapi di final kualifikasi pun secara peringkat tak jauh berbeda dengan Febe.

Peluang Adriyanti Firdasari untuk berbicara di babak utama juga sangat terbuka. Di babak pertama kualifikasi, ia akan menghadapi Tee Jing Yi dari Malaysia, sementara Lindaweny Fanetri bertemu pemain Belarusia Lianne Tan.