Diluar Arena
Home > Berita > DILUAR ARENA > Perjuangan Empat Pemain di Tunggal Putra
10 Januari 2012
Perjuangan Empat Pemain di Tunggal Putra
 
 

Taufik HidayatPerhelatan Super Series kedua pada tahun ini, Malaysia Open Super Series 2012, yang akan berlangsung di Stadium Putra, Bukit Jalil, Kuala Lumpur, 10-15 Januari nanti seperti biasa bertabur bintang. Kali ini tunggal putra Indonesia diwakili oleh empat pemain teratas: Dionysius Hayom Rumbaka, Simon Santoso, Tommy Sugiarto, dan Taufik Hidayat.

Hayom akan memulai perjuangannya dengan bertemu wakil India, Kashyap Parupalli yang pernah dikalahkannya di India Open Grand Prix 2009 dan 2010. Pencapaian terbaik Kashyap adalah mencapai perempat final di Macau Open dan Thailand Open tahun lalu. Hayom sendiri adalah juara Indonesia Open Grand Prix Gold 2011.
Jika kali ini Hayom kembali menang dari Kashyap, maka nampaknya ia akan kembali bertemu Chen Jin (China) di babak kedua. Hayom pernah nyaris mengalahkan Chen Jin di All England 2010 saat ia akhirnya kalah sangat tipis 16-21, 21-19, dan 20-22.

Tiga wakil lainnya di tunggal putra juga diharapkan melaju ke babak kedua, terutama Taufik yang akan bertemu pemain yang lolos kualifikasi, dan Simon yang akan berhadapan dengan Ajay Jayaram (India). Tommy sendiri akan bertemu Shon Wan Ho (Korsel) yang sempat mengejutkan pada Korea Open Super Series Premier pekan lalu saat ia mempersulit Lee Chong Wei di perempat final. Chong Wei harus berkutat dengan Wan Ho selama lebih dari satu jam sebelum menang 13-21, 21-14, dan 21-15.

Malaysia Open Super Series ini tentunya bertabur bintang. Selain hadirnya pemain andalan tuan rumah, Lee Chong Wei, hadir pula laskar utama China seperti Lin Dan, Chen Jin, dan Chen Long. Korsel juga tak ketinggalan mengirim seniornya, Lee Hyun Il untuk menemani Shon Wan Ho. Dari Denmark, senior-yunior juga saling menopang dengan hadirnya Peter Gade, Jan O Jorgensen, dan Hans-Kristian Vittinghus.

Juara tunggal putra akan pulang US$ 30 ribu (sekitar Rp 270 juta), sedangkan mereka yang berhasil melaju setidaknya ke babak 16 besar, setidaknya mendapat bingkisan penyejuk hati sebesar US$ 1400 atau sekitar Rp 12,5 juta. (DC)