
Djarum Foundation kembali mengadakan acara Main Bareng atau Mabar bulutangkis bagi komunitas member www.pbdjarum.org di kota Tegal, Jawa Tengah. Kegiatan ini merupakan penyelenggaraan yang ke 14 sejak tahun 2010 lalu di kota Jakarta. Adapun Mabar sendiri akan dilaksanakan dalam rangkaian kegiatan Djarum Coaching Clinic.
Hari ini, Jumat (24/11) kegiatan Djarum Coaching Clinic telah berlangsung bertempat di GOR Wisanggenis. Sekitar kurang lebih 250 pemain bulutangkis usia 9 - 14 tahun dan 60 pelatih dari klub lokal turut meramaikan acara ini. Mereka pun datang bukan hanya dari kota Tegal saja, namun ada yang datang dari kota Brebes, Slawi dan sekitarnya.
Baca juga: [Hong Kong Open Superseries 2017] Sengit! Greysia/Apriyani ke Perempat Final
Salah satu peserta yang juga pelatih asal PB Satianar Tegal, Muhammad Yusron (32 tahun) mengaku sangat senang dan antusias sekali dengan Djarum Foundation mengadakan coaching clinic di kota ini. Menurutnya lagi, acara ini sangat berguna bukan untuk dirinya sendiri tetapi juga teman-teman satu propesi untuk bisa memajukan olahraga ini.
“Sangat berguna sekali, buat kita-kita yang ada di daerah ini. Kita di sini bisa tukar pikirian dan mengambil ilmu sebanyak-banyaknya dari para legenda dan pelatih asli dari PB Djarum. Semoga saja dengan acara ini kita bisa membantu anak didik menjadi pemain yang berkualitas. Harapannya acara ini bisa rutin tiap tahunnya atau mungkin tiap bulan,” tambah Yusron.
Djarum Foundation turut mengundang beberapa legenda bulutangkis tanah air serta para pelatih dari klub PB Djarum dalam acara ini. Mereka adalah Chistian Hadinata, Lius Pongoh, Tri Kusharjanto, Sigit Budiarto, Ronald Sanduan Sipassulta, Puri Setyo P, Rendra Wijaya, Simbarsono Sutanto, Meiliana Jauhari, Reni dan Simon Santoso. (ds)
Baca juga: [Hong Kong Open Superseries 2017] Kevin/Marcus Jumpa Malaysia di Perempat Final
