Seluruh pemain tunggal putra Indonesia berhasil melaju ke babak kedua pada turnamen Kumpo Macau Open 2011. Pertandingan tunggal putra langsung digelar setelah babak kualifikasi selesai dilaksanakan. Dari enam tunggal putra, empat diantaranya menang dalam dua game, sementara dua lagi harus bermain rubber game.
Dionysius Hayom Rumbaka masih belum menemui lawan berarti di babak pertama. Hayom menang hanya dalam dua game saat menghadapi pemain Philipina Ronel Estanislao. Dalam waktu kurang lebih delapan belas menit, unggulan ke tiga belas ini menang dengan 21-9, 21-13.

Simon Santoso diluar dugaan sempat di persulit oleh pemain China Taipei Shih Kuei Chun. Pemain China Taipei yang ada di urutan 167 dunia ini ternyata mampu bermain baik di awal game pertama. Ia bisa memanfaatkan keadaan saat Simon yang terlihat belum menemukan bentuk permainannya. Beruntung Simon bisa segera bangkit dan mampu menyelesaikan game pertama dengan 23-21. Di game kedua Simon yang pada pekan lalu menjadi semifinalis Li Ning China Open Premier Super Series tak memberi kesempatan pemain China Taipei untuk bangkit. Simon ungul dengan 21-14.
Hal yang sama juga terjadi pada Alamsyah Yunus dan Tommy Sugiarto. Kedua pemain ini juga menang dalam dua game. Alamsyah Yunus yang menjadi unggulan ke-15 menang dari pemain Malaysia Misbun Ramdan Mohmed Misbun dengan 21-12, 21-12. Tommy Sugiarto pun menang relatif mudah dari pemain Philipina Philip Joper Escueta dengan 21-9, 21-8.
Dua pebulutangkis Indonesia lainnya harus berjuang lebih lama lagi untuk bisa menapak di babak kedua. Taufik Hidayat yang berada di unggulan keempat sempat di persulit oleh pemain Singapura Huang Chao. Taufik sempat di persulit di game pertama. Game pembuka ternyata bisa diambil pemain Singapura dengan 26-24. Di dua game tersisa Taufik tak terhentikan. Segera ia bisa menuntaskannya dengan 21-8, 21-16. Sony Dwi Kuncoro yang kembali bertanding juga mendapat perlawanan ketat saat menghadapi pemain Hongkong Chun Hei Tam. Setelah kalah di game pertama dengan 15-21, Sony nyaris tersisih. Sony yang sempat unggul di penghujung game kedua, perolehan angkanya bisa disamakan oleh pemain Hongkong dengan 17-17. Beruntung Sony bisa menutupnya dengan 21-18 dan memaksa pertandingan berjalan rubber game. Di game penentuan, Sony yang sudah berada di atas angin, menang dengnan 21-16.
Kemenangan Sony atas pemain Hongkong semakin membuka peluang bagi Indonesia untuk bisa menempatkan wakilnya pada babak perempat final. Sony yang berada satu grup dengan Hayom masih mempunyai kemungkinan untuk menciptakan hal itu. Tetapi keduanya harus bisa menundukkan lawannya di babak kedua untuk kemudian saling bertemu di babak ketiga. Dibanding Sony, peluang Hayom untuk bisa mencapai babak ketiga terbilang besar. Hayom akan bertemu dengan pemain China Taipei Teng Shih Hua yang hanya berperingkat tiga ratus lima belas dunia sementara Sony bertemu Wang Zhegmin, pemain China yang bercokol di urutan dua belas dunia dan menjadi pemain yang diunggulkan di urutan ke tujuh.
Peluang Simon Santoso untuk menciptakan prestasi terbaiknya menjadi terbuka lebar. Lee Chong Wei yang menjadi unggulan utama urung mengikuti turnamen berhadiah total US$ 200.000,-. Di grup atas pesaing Simon hanya tinggal Du Pengyu, Wang Zhengming dari China atau pemain Indonesia lainnya.
Di grup bawah, masih banyak pesaing Taufik Hidayat yang masih bertahan. Hu Yun asal Hongkong menjadi Pesaing terdekatnya. Pemain Korea Selatan, Lee Hyun Ill pun bisa menjadi batu sandungan bagi Taufik. Masih di grup yang sama, Alamsyah Yunus semakin mendekatkan dirinya untuk menantang pemain Jepang Kenichi Tago yang menjadi pemain unggulan kedelapan. Seandainya tak ada aral melintang, di perkirakan Alamsyah akan menghadapi TommySugiarto di babak perempat final.
Di tunggal putri, Indonesia berhasil menambah satu kekuatan di babak utama melalui Hera Desi . Menang sebanyak dua kali di babak kualifikasi membuat finalis Proton Malaysia International Challenge 2011 berhak mengantungi tiket babak utama. Belaettix Manuputi gagal menjadi pemain yang bisa berlaga di turnamen yang berlangsung di kota Macau. Juara Proton Malaysia International Challenge 2011 kalah di babak final kualifikasi melawan pemain China Li Han dengan 12-21, 12-21. (AR)