Turnamen Internasional
Home > Berita > Turnamen Internasional > [Denmark Open Super Series Premier 2014] Ahsan/Hendra Menjadi Harapan
17 Oktober 2014
[Denmark Open Super Series Premier 2014] Ahsan/Hendra Menjadi Harapan
 
 

Indonesia menyertakan dua pasang ganda putra menuju babak perempat final kejuaraan bulutangkis Denmark Open Super Series Premier 2014. Pasangan Mohammad/Ahsan serta Markis Kido/Gideon Marcus Fernaldi berhasil memenangi perandingan di babak kedua yang dilangsungkan kemarin (17/10).

Perjalanan juara All England 2014 ini menuju babak perempat final berjalan dengan baik. Mereka berhasil mengalahkan pasangan China Cai Yun/Lu Kai. Di game pertama, Ahsan/Hendra bermain lebih lama hingga melewati deuce. Tampil terburu-buru dan banyak melakukan kesalahan sendiri, Ahsan/Hendra akhirnya bisa menutup game pertama dengan 24-22. Di game kedua  ganda Indonesia mulai memperbaiki kesalahan dan menang dengan angka cukup jauh, 21-13.

“Di game pertama, kami terlalu terburu-buru, ingin cepat dapat poin tetapi malah mati-mati sendiri. Seharusnya mengatur dulu baru menyerang. Berbeda dengan di game kedua, kami dapat posisi enak untuk menyerang duluan,” ujar Hendra kepada badmintonindonesia.org.

“Pasangan China ini punya kekuatan pukulan yang kencang. Mereka juga berani dalam mendahului bola-bola depan. Sementara kami responnya masih lambat,masih belum in. Kemenangan di game pertama memang membuat hati kami lebih tenang,” tambah Ahsan.

Di babak perempat final mereka akan kembali dengan pasangan China lainnya, Fu Haifeng/Zhang Nan. “Buat kami mau bertemu Lee/Tsai atau Fu/Zhang sama saja. Kedua pasangan ini pukulannya kencang-kencang. Ini yang mesti kami waspadai,” lanjut Hendra.

Sementara itu pasangan Markis Kido/Gideon Marcus Fernaldi akan berjumpa unggulan pertama Lee Yong Dae/Yoo Yeon Seong pada babak perempat final. Sebelumnya di babak kedua Kido/Gideon menundukkan Max Schwenger/Josche Zurwonne dengan 21-7, 21-18.

Di ganda putri, harapan Indonesia untuk merebut gelar juara, akhirnya sirna. Pia Zebadiah Bernadeth/Rizki Amelia Pradipta gagal mengalahkan mantan pasangan nomor satu dunia Wang Xiaoli/Yu Yang setelah kalah straight game 19-21, 16-21. (AR)