
Sumber foto: pb-pbsi.orgKabar menggembirakan diberikan ganda putra Indonesia Mohammad Ahsan/Bona Septano yang berlaga di Olimpiade London 2012 cabang olahraga Bulutangkis. Peluang untuk merebut medali dari cabang bulutangkis khususnya nomor ganda putra semakin terbuka setelah pada laga kedua sukses memetik kemenangan dari lawannya.
Semula ganda nomor satu Indonesia ini di perkirakan akan sulit memenangi pertandingan melawan ganda Korea Selatan Ko Sung Hyun/Yoo Yeon Seong. Pasalnya dari lima pertandingan sebelumnya, ganda Indonesia belum pernah sekalipun mampu menang dari pimpinan unggulan grup B yang juga merupakan unggulan ke empat.
Jika di dua pertemuan terakhir ganda Indonesia kehilangan konsentrasi dan kalah di point kritis, yang terjadi kali ini justru ganda Indonesia mampu bermain tenang dan unggul pada angka krusial. Di game pertama perolehan angka berjalan sangat ketat. Sampai menjelang akhir game pertama kedua ganda ini bisa saling menyamakan kedudukan. Ganda Indonesia sebenarnya telah menyentuh angka 20 terlebih dahulu, sementara lawan hanya berselisih satu di angka 19. Setelah ganda Korea mampu membuat angka sama 20-20, kedua ganda dunia inipun tetap bisa membuat angka sama hingga 22-22. Ketenangan ganda Indonesia pun menghasilkan kemenangan. Dua angka yang di butuhkan untuk menutup game pertama segera bisa di dapat ganda Indonesia. Ahsan/Bona menang di game pertama dengan 24-22.
“Sekarang kami tidak mau kalah lagi di saat kritis. Kuncinya kami tidak mau memikirkan poin, mau 20-20 atau 21-21 yang penting main tenang dan terus membuat poin. Kalau di pikirkan bisa grogi dan kejadian lagi seperti sebelumnya,”papar Ahsan membuka rahasia kemenangan.
Kunci kemenangan juara Indonesia Open Grand Prix Gold 2011 ini memang ada di game pertama. Di game kedua, ganda Korea Selatan yang telah tertekan semakin sulit mengembangkan permainan. Dengan relatif mudah, ganda Indonesia menang di game kedua dengan 21-12.
“Kami belum pernah menang dari Ko Sung Hyun/Yoo Yeon Seong, jadi kami berambisi sekali untuk mengalahkan mereka kali ini. Dari awal kami sangat konsentrasi dan terus menerapkan pola permainan serang,” lanjut Ahsan.
Sumber foto: today.msnbc.msn.comAhsan/Bona sebenarnya masih menyisakan satu pertandingan lagi melawan Adam Cwalina/Michal Logosz. Tetapi ganda asal Polandia ini mundur dari pertandingan saat menghadapi ganda Thailand Bodin Issara/Maneepong Jongjit. Wal hasil, ganda Indonesiapun langsung mendapat kemenangan tanpa tanding dari ganda Polandia ini.
Dengan hasil ini, Mohammad Ahsan/Bona Septano menempati peringkat kedua klasemen grup B, satu peringkat di bawah Ganda Thailand Bodin Issara/Maneepong Jongjit. Ganda Thailand menjadi pemimpin peringkat grup B di karenakan pada pertandingan sebelumnya mampu membuat kejutan dengan mengalahkan ganda Korea Selatan.
Sukses menempati peringkat kedua grup B, membuat Mohammad Ahsan/Bona Septano berhak memegang tiket perempat final. (AR)