Sumber foto (1): pb-pbsi.org
Kejuaraan Denmark Open Super Series Premier 2012 menjadi ujian pertama pasangan baru, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan. Tak tanggung-tanggung, pasangan yang sempat dipadukan pada kejuaraan Axiata Cup lalu, langsung diikutsertakan pada kejuaraan dengan kategori Super Series Premier. Pada turnamen berhadiah US$ 400.000,- ini, Ahsan/Hendra pada data badan bulutangkis dunia belum memiliki peringkat. Pasangan baru ini pun harus bertemu salah satu pasangan unggulan dari China Hong Wei/Shen Ye.
Dengan pasangan lamanya, baik Mohammad Ahsan maupun Hendra Setiawan pernah bertemu dengan pasangan dari China ini. Semasa dengan Bona Septano, dua kali sudah Mohammad Ahsan bertemu dengan pasangan China ini. Sayangnya dua kekalahan di alami wakil ganda putra Indonesia di Olimpiade London lalu. Hal serupa juga di alami oleh Hendra Setiawan dengan partner terdahulu, Markis Kido. Pemegang medali emas Oimpiade 2008 ini, dua kali menelan kekalahan dari pasangan yang sama.

Jika mampu menang dari juara Yonex German Open Grand Prix Gold 2012, maka ini merupakan kemenangan pertama baik untuk Mohammad Ahsan maupun Hendra Setiawan. Langkah di babak kedua pun terasa lebih ringan, karena lawan yang akan di hadapi bukan merupakan pasangan unggulan melainkan pasangan yang lolos babak kualifikasi atau Ingo Kindervater/Johannes Schoettler. Seandainya menang kembali, kemungkinan mereka akan berhadapan dengan pasangan Jepang Hiroyuki Endo/Kenichi Hayakawa yang diunggulkan di posisi keempat di babak perempat final.
Pasangan lama Mohammad Ahsan, Bona Septano juga memulai pertandingan perdana dengan Afiat Yuris Wirawan yang menjadi tandem barunya. Sayangnya, mereka pun sudah harus bertemu ganda unggulan dari Thailand Maneepong Jongjit/Bodin Issara.
Indonesia juga menyertakan finalis Indonesia Open Grand Prix Gold 2012, pasangan Angga Pratama/Ryan Agung Saputra. Peluang pasangan yang juga sempat menjadi runner up pada kejuaraan Chinese Open Gran Prix Gold 2012 menuju babak berikutnya, terbuka lebar. Pasangan dari India Tarun Kona/Arun Vishnu yang menjadi lawan di babak pertama pernah di kalahkan pada kejuaraan Yonex Sunrise India Open 2012. Jika mampu menang kembali, maka di babak kedua kemungkinan akan bertemu dengan Bona Septano/Afiat Yuris Wirawan atau ganda Thailand Maneepong Jongjit/Bodin Issara.
Ganda putri
Sebanyak empat ganda putri Indonesia akan ikut bertanding pada kejuaran yang akan dimulai pada tanggal 16 sampai 21 Oktober 2012. Tiga ganda putri yang baru saja mengikuti turnamen Chinese Taipei Open Grand Prix Gold 2012 langsung bergabung dengan pasangan Nitya Krishinda Maheswari/Anneke Feinya Agustin.
Hanya saja perjuangan Srikandi Indonesia akan terasa berat pada turnamen ini. Tiga dari empat gadan putri Indonesia sudah harus bertemu dengan pasangan unggulan.
Dua pasang ganda putri yang berada di paruh undian atas, akan bertemu lawan unggulan di babak pertama. Nitya Krishinda Maheswari/Anneke Feinya Agustin langsung bertemu dengan unggulan keempat Christinna Pedersen/Kamilla Rytter Juhl dari Denmark. Juara ganda putri chinese Taipei Open Grand Prix Gold 2012 Pia Zebadiah Bernadet/Rizki Amelia Pradipta akan menghadapi Misaki Matsutomo/Ayaka Trakahashi dari jepang yang bercokol pada unggulan ke enam.
Di paruh undian bawah, hanya pasangan Gebby Ristiyani Imawan/Tiara Rosalia Nuraidah yang harus bertemu pasangan unggulan. Mereka akan menjajal kemampuan pasangan Hongkong Lok Yan Poon/Ying Suet Tse yang menjadi unggulan kedelapan di babak pertama. Sementara itu pasangan Della Destiara Haris/Suci Rizki Andini hanya akan bertemu pasangan dari Inggris Lauren Smith/GabrielleWhite. Jika menang, maka Bao Yixin/Qianxin Zhong yang merupakan unggulan ke tiga dari China akan menjadi lawan berikutnya. (AR)