Turnamen Nasional
Home > Berita > TURNAMEN INTERNASIONAL > [Denmark Open Super Series Premier 2012] Tontowi/Liliyana ke Final, Tantang Xu Chen/Ma Jin
21 Oktober 2012
[Denmark Open Super Series Premier 2012] Tontowi/Liliyana ke Final, Tantang Xu Chen/Ma Jin
 
 

Sumber foto: pb-pbsi.org

Turnamen Denmark Open Super Series Premier 2012 akan segera memasuki babak akhir. Di sektor ganda campuran, Indonesia yang menyisakan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, untuk meraih satu gelar juara. Pasangan ganda yang kini berperingkat empat dunia ini, mampu menaklukkan musuh bebuyutannya sekaligus peraih medali emas London 2012, Zhang Nan/Zhao Yunlei di babak semifinal.

Perjumpaan keenam antara Tontowi/Liliyana ini sempat berlangsung ketat diawal game. Kejar mengejar angka terus terjadi, beberapa kesalahan yang dilakukan oleh andalan merah putih membuat skor imbang diangka 9. Kemudian, pasangan peraih medali emas SEA Games 2011 lalu ini sanggup unggul 12-9, sampai akhirnya menutup game pertama dengan 21-12.

Mereka pun akhirnya sukses mengulang kesuksesan di Singapore Open Super Series 2011 untuk menaklukkan pasangan China itu. Mereka berhasil memenangkan game kedua dengan 21-17, sekaligus membuat rekor pertemuan mereka menjadi 2-4.

"Di pertandingan tadi, kami bisa berhasil memaksa mereka untuk ikut permainan dan strategi kami," ujar Liliyana usai laga.

Kemenangan ini membawa mereka bersua dengan unggulan pertama yang juga masih berasal dari China, Xu Chen/Ma Jin. Peraih medali perak Olimpiade London 2012 ini mengungguli ganda Malaysia, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying dengan dua game langsung 21-7, 21-16.

Pertemuan di partai final nanti akan menjadi pertemuan ketujuh dua pasangan ini. Sementara kedudukan perjumpaan mereka adalah 4-2 untuk keunggulan pasangan China. Pertandingan ini juga akan menjadi pertemuan keempat mereka di tahun 2012 ini.

Di Malaysia Open Super Series 2012, Tontowi/Liliyana dipaksa mengakui keunggulan Xu/Ma. Pertandingan ini terjadi di semifinal saat Tontowi/Liliyana menyerah 17-21, 14-21. Mereka mampu membalas kekalahan di Istora pada turnamen Indonesia Open Super Series Premier  2012 dengan 21-16, 15-21 dan 21-16. Namun, kembali mereka dipaksa mengakui keunggulan ganda China ini dibabak semifinal Olimpiade yang digelar di Wembley Arena. Tontowi/Liliyana harus menghapus mimpinya mempersembahkan medali emas untuk kontingen merah putih usai kalah 23-21, 18-21, 13-21.

"Di partai final nanti, saya berharap kami bisa bermain lebih baik dari hari ini. Terakhir bertemu di London, dan kami kalah dari mereka, dan untuk final saya berharap kami akan mampu memberikan hasil terbaik," pungkas Liliyana.

Tontowi/Liliyana pun sekaligus menjadi wakil Indonesia tersisa, setelah ganda Muhammad Ahsan/Hendra Setiawan kalah. Di sektor tunggal putra, pemain China Chen Long harus mengakui keunggulan rekannya Du Pengyu dengan dua game langsung 14-21, 10-21. Ia akan menantang Lee Chong Wei (Malaysia) yang menghentikan harapan tuan rumah Jan O Jorgensen dengan 22-20, 21-15.

Di tunggal putri, peraih medali perunggu Olimpiade sekaligus juara Djarum Indonesia Open Super Series Premier 2012 Saina Nehwal melaju ke final. Ia menang 21-12 di game pertama, kemudian Wang tak sanggup meneruskan permainan dan menyerah saat kedudukan 7-12 di game kedua. Ia akan bersua dengan tunggal putri Jerman, Julianne Schenk. Unggulan keenam ini berhasil unggul atas tunggal China, Jiang Yanjiao Melalui pertarungan ketat tiga game. Kalah 13-21 di game pertama, Julianne menang 21-14 dan 21-15 di dua game terakhir. (IR)