Turnamen Nasional
Home > Berita > TURNAMEN INTERNASIONAL > [Denmark Open Super Series Premier 2012] Kejutan Pertama Ahsan/Hendra
18 Oktober 2012
[Denmark Open Super Series Premier 2012] Kejutan Pertama Ahsan/Hendra
 
 

Sumber foto (1): pb-pbsi,org

Pasangan yang baru saja dipadukan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan membuat kejutan pertama di laga perdana mereka pada kejuaraan Denmark Open Super Series Premier 2012. Unggulan kelima dari China Hong Wei/Shen Ye mampu dikalahkan di babak pertama. Penyatuan pasangan yang sempat bermain pada Axiata Cup lalu ternyata cukup ampuh untuk menghentikan juara German Open Grand Prix Gold 2012.

Permainan netting Hendra Setiawan terbukti efektif meredam serangan ganda dari China. Hendra yang memang sejak dulu bertugas mengolah bola di depan net ketika bersama Markis Kido, tetap menjalankan tugas seperti biasanya. Catatan statistik menunjukkan banyaknya angka yang di dapat dari permainan di depan jaring di samping smash keras yang di lontarkan oleh Ahsan. Dengan menerapkan pola permainan seperti ini, ganda Indonesia di game pertama langsung melejit dan menang dengan 21-14.

Di game kedua pasangan Indonesia tetap menekan daerah lawan. Kali ini statistik menunjukkan smash keras ganda Indonesia lebih dominan untuk meraih angka. Pasangan Indonesia juga hanya sekali bisa disamakan perolehan angkanya dan itu terjadi pada awal game kedua pada posisi 1-1. Setelah itu ganda Indonesia tak tertahankan dan menang dengan 21-16.

Ini merupakan kemenangan pertama baik bagi Ahsan maupun bagi Hendra. Semasa masih berpasangan dengan Bona Septano, Mohammad Ahsan dua kali menelan kekalahan dari lawan. Begitu juga Ketika masih berpasangan dengan Markis Kido, Hendra Setiawan kalah dua kali dari lawan yang sama.

Ganda Indonesia lainnya Yonathan Suryatama Dasuki/Hendra Aprida Gunawan yang harus memulai pertandingan dari babak kualifikasi juga lolos dari lubang jarum. Menghadapi ganda dari Jerman, Ingo Kindervater/Johanees Schoettler, ganda Indonesia yang belum lama disatukan ini menang dalam dua game dengan 21-16, 22-20.

Ryan Agung Saputra/Angga Pratama juga berhasil menjejakkan kakinya di babak kedua pada kejuaraan berhadiah total  US$ 400.000,-. Ganda yang sempat menjadi finalis pada kejuaraan Indonesia Open Grand Prix Gold 2012 ini, menang dengan angka ketat dari ganda India Tarun Kona/Arun Vishnu dengan 22-20, 21-19.

Di babak kedua, dua pasang ganda Indonesia harus saling berhadapan. Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan harus menghadapi rekannya sendiri Yonathan Suryatama Dasuki/Hendra Aprida Gunawan untuk bisa masuk babak perempat final. Sementara itu Ryan Agung Saputra/Angga Pratama bertemu unggulan delapan Bodin Issara/Maneepong Jongjit dari Thailand.

Dua ganda putra lainnya harus menyerah dari lawan-lawannya. Markis Kido/Alvent Yulianto yang pekan lalu menjadi juara Dutch Open 2012 kalah dari ganda China Biao Chai/Zhang Nan sementara Bona Septano/Afiat Yuris Wirawan menyerah dari  Bodin Issara/Maneepong Jongjit.

Kejutan Ganda Putri


Di nomor ganda putri, ganda Indonesia berhasil membuat kejutan besar di hari pertama. Pasangan Nitya Krishinda Maheswari/Anneke Feinya Agustin mampu menumbangkan unggulan keempat Christinna Pedersen/Kamilla Rytter Juhl yang merupakan andalan tuan rumah Denmark. Dalam dua game ganda Indonesia yang tidak memiliki unggulan ini menang dengan 26-24, 21-14.

Kemenangan juga di raih pasangan Suci Rizky Andini/Della Destiara Haris di babak pertama. Tak mudah bagi ganda lapis kedua Indonesia ini untuk bisa menembus babak kedua. Butuh tiga game untuk bisa mengalahkan Lauren Smith/Gabrielle White  dari Inggris dengan 21-17, 17-21, 21-9.

Sayangnya di babak kedua, Suci Rizky Andini/Della Destiara Haris harus berhadapan dengan unggulan ketiga Bao Yixin/Qianxin Zhong dari China. Sementara Nitya Krishinda Maheswari/Anneke Feinya Agustin bertemu ganda dari Bulgaria Petya Nedelcheva/Dimitria Popstoikova.

Dua ganda putri Indonesia lainya menyerah dari pasangan unggulan. Gebby Ristiyanti Imawan/Tiara Rosalia Nuraidah menyerah dari  unggulan ke delapan lok Yan Poon/Ying Suet Tse dengan 12-21, 13-21 dan Pia Zebadiah Bernadet/Rizki Amelia Pradipta kalah rubber game dari unggulan keenam Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi dengan 11-21, 21-15, 19-21. (AR)