
Pertandingan babak perempat final kejuaraan Malaysia Open Superseries Premier 2017 pada Jum'at (7/4) petang layaknya ulangan babak final All England Superseries Premier 2017. Kedua ganda papan atas dunia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon berjumpa dengan pasangan Tiongkok, Li Junhui/Liu Yuchen. Konsistensi permainan Kevin/Marcus teruji disini. Bagai lolos dari lubang jarum, Kevin/Marcus maju ke babak semfinal.
Pasangan China sepertinya sudah paham dengan pola permainan yang diterapkan oleh ganda Indonesia. Mereka lebih banyak menurunkan bola di sepanjang pertandingan dan berani bermain di depan net. Sementara ganda Indonesia belum percaya diri untuk menantang lawan bermain di depan jaring. Hasilnya sudah bisa di duga, Kevin/Marcus kalah jauh dengan 7-21.
Di game kedua kepercayaan diri ganda Indonesia mulai muncul. Pada posisi interval, Kevin/Marcus bisa memperkecil jarak menjadi 8-11. Lepas jeda game kedua, permainan ganda Indonesia semakin membaik. Dari keadaan tertinggal 14-17, ganda Indonesia bisa menutup game kedua dengan 21-17 hanya dalam satu kali service di tangan
Keadaan menghawatirkan terjadi lagi di game ketiga. Kevin/Marcus lagi-lagi tertinggal dalam perolehan angka dengan 6-11. Setelah perpindahan tempat Kevin/Marcus bsia membuat angka menjadi imbang, 16-16. Kevin/Marcus yang sedang berada di atas angin mulai bisa meninggalkan lawan dan malah menang menjadi 21-17 setelah flick service yang di lepaskan Kevin tak bisa di kembalikan sempurna oleh lawan. Dengan kemenangan di Malaysia membuat rekor pertemuan kedua pasangan ini berubah 2-1 untuk Kevin/Marcus.
“Di game pertama memang kami tidak menemukan ritme permainan kami, shuttlecock yang dipakai lajunya kencang, jadi kami main net dan shuttlecock keangkat langsung diserang lawan. Kunci kemenangannya tadi adalah bertahan tak mau menyerah, mau ketinggalan berapapun pokoknya coba terus. Memang tadi kami sering berada dalam tekanan, tetapi kami tidak memikirkan menang, tapi gimana dapat poin satu demi satu,” uajr Kevin kepada badmintonindonesia.org.
Di babak semifinal, Kevin/Marcus sudah di tunggu pasangan Jepang, Takeshi Kamura/Keigo Sonoda. Ganda Jepang yang ada di peringkat 5 dunia ini merupakan salah satu lawan berat bagi Kevin/Marcus. Dari tiga kali pertemuan, Kevin/Marcus baru bisa menang sebanyak satu kali, dan itupun di pertemuan pertama, dimana Kevin/Marcus bisa menang 21-7 dan 21-17 di semifinal Malaysia Masters 2016 silam. Di dua pertemuan berikutnya Kevin/Marcus menyerah, termasuk pada pertemuan di BWF World Superseries Final di dubai. Di Dubai, Kevin/Marcus dipaksa menyerah 15-21 dan 19-21. (AR)
