
Kejuaraan bulutangkis bergengsi All England 2020 akan bergulir meski dalam ancaman wabah virus Corona. Indonesiapun tidak mau ketinggalan. Pasukan merah putih datang dengan kekuatan penuh di ganda putra. Tidak tanggung-tanggung, empat pasang ganda putra terbaik yang dimiliki oleh Indonesia terbang menuju Birmingham, Inggris.
Luar biasanya, para pemain ganda putra Indonesia menguasai papan atas dalam daftar unggulan. Pasangan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon tetap bertengger sebagai unggulan pertama. Disusul oleh pasangan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan yang duduk sebagai unggulan kedua. Masih ada pasangan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto yang dihargai sebagai unggulan kelima. Hanya pasangan Wahyu Nayaka Arya Pangkaryanira/Ade Yusuf Santoso yang tidak memiliki unggulan. Bersandar pada fakta inilah, sangat pantas jika gelar juara ganda putra berharap bisa kembali dibawa pulang ke tanah air. Apalagi dua unggulan teratas merupakan juara-juara All England.
Para pasangan luar negeri sepertinya tidak tinggal diam. Semua pasangan terbaik dunia, datang ke Arena Birmingham, Birmingham, Inggris untuk tujuan yang sama. Apalagi kejuaraan ini menjadi salah satu ajang pengumpulan poin menuju Olimpiade Tokyo 2020.
Lihat saja, bagaimana undian yang sudah dikeluarkan menampilkan nama-nama pasangan papan atas dunia. Para pasangan dari Tiongkok pun keluar kandang. Tercatat enam pasang ganda campuran dari negeri tirai bambu ini datang dipimpin oleh unggulan ketiga Li Jun Hui/Liu Yu Chen. Korea menyertakan tiga ganda putra terbaiknya, termasuk didalamnya pasangan senior Lee Yong Dae/Kim Gi Jung. Jepang mengusung empat pasang ganda putranya pada kejuaraan dengan kategori BWF World Tour Super 1000. Walau hanya dua ganda putra, para pasangan dari Denmark biasanya kerap menjadi batu sandung. Seperti halnya Korea, pemain dari negeri Jiran, Malaysia membawa tiga pasangan saja. Kekuatan mereka tetap bertumpu pada pasangan Aaron Chia/Soh Wooi Yik.
Besok (11/3) kejuaraan dengan hadiah total USD 1.100.000,- akan dimulai. Berharap tahun ini pada pemain Indonesia bisa mempertahankan kejayaan ganda putra diajang kejuaraan bulutangkis tertua. (AR)
