Turnamen Nasional
Home > Berita > TURNAMEN NASIONAL > [Kejurnas PBSI 2019] A'Isyah Dipaksa Tarung Rubber Game
25 November 2019
[Kejurnas PBSI 2019] A'Isyah Dipaksa Tarung Rubber Game
 
 

A'Isyah Sativa Fatetani, pebulutangkis tunggal taruna putri lulusan Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2012 yang membela provinsi Jawa Tengah dipaksa bertarung dalam drama rubber game atas pebulutangkis DKI Jakarta Farica Abela dengan angka akhir, 19-21, 21-17 dan 21-11 pada babak dua Kejuaraan Nasional (Kejurnas) PBSI 2019 yang berlangsung di GOR Dempo Jakabaring Sport City, Palembang, Senin (25/11) ini.

Memang, ini kali pertama bagi A'Isyah berjumpa dengan wakil asal DKI Jakarta itu. Dan pada game pertama A'Isyah rela melepasnya karena belum menemukan cara permainan yang tepat dan kurang fokus. Diakui oleh A'Isyah jika lawannya itu memiliki tangan dan pukulan yang bagus.

"Hari ini masih kurang maksimal cara mainnya, game awal juga masih beradapatasi dan belum menemu permain sendiri. Baru kali ini saya jumpa dia. Tadi mainnya rally dan kontrol dulu baru menyerang jika ada kesempatan. Lepasnya game pertam lantaran saya kurang fokus saja sih," jawab A'Isyah.

"Yang harus diwaspadai itu, tangannya dia bagus dan strokenya juga lebih bagus serta akurasinya juga lebih banyak. Mungkin lebih sabar saja sih, itu kunci kemenangan tadi," tambahnya A'Isyah.

Ketika atlet-altet lain memiliki target menjadi juara, namun tidak dengan A'Isyah. Pasalnya, A'Isyah datang untuk tampil lebih maksimal dan mengeluarkan segala kemampuan. "Target tidak ada hanya main semaksimal mungkin, hasilnya belakang saja sih." tutur A'Isyah lagi.

Maju ke babak perempat final Kejurnas PBSI 2019 di Palembang, Selasa (26/11) besok. A'Isyah bertemu dengan Siti Sarah Azzahra asal provinsi DKI Jakarta yang tadi mengalahkan pebulutangkis Jawa Tengah Komang Ayu Cahya Dewi dengan 21-14 dan 21-17.

"Ya, saya belum pernah jumpa dia, tetapi kurang lebih sama ya, mau main seperti hari ini hanya lebih jaga fokus saja kali. DanĀ  diakan lebih tinggi posturnya jadi serang bola bawahnya saja sih," pungkas A'Isyah. (ds)