Pemain ganda putra nomor satu dunia, Kevin Sanjaya Sukamuljo mengalami cedera otot ringan pada bahu dan lututnya usai pertandingannya di Olimpiade Tokyo 2020 lalu. Hal ini disampaikan oleh pelatih ganda putra Pelatnas PBSI, Herry Iman Pierngadi.
Memasuki hari ketiga, Kamis (2/8), cabang olahraga bulutangkis di ajang Paralimpiade Tokyo 2020, tim para badminton Indonesia terus tampil meyakinkan. Berlangsung di Yoyogi National Stadium, Tokyo, Jepang, empat tunggal putra Indonesia sukses memenangkan pertandingan.
Asisten pelatih ganda putri Pelatnas PBSI Cipayung, Chafidz Yusuf, menjadi salah satu orang yang juga berpengaruh dalam keberhasilan ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu untuk meraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020. Namun jauh sebelum itu, ternyata pria kelahiran Solo, 6 Desember 1962 itu telah banyak prestasinya selama menjadi pelatih. Salah satu pencapaian terbaiknya yaitu menjadi peracik ganda putra nomor satu dunia saat ini Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon
Kurang dari dua bulan lagi, tim putri Indonesia akan menghadapi pertandingan perebutan Piala Uber 2020. Jika tidak ada perubahan jadwal lagi, Piala Uber 2020 akan digelar pada 9-17 Oktober di Aarhus, Denmark.
Rabu (18/8) siang tadi, alumni PB Djarum Lukas Buntoro, secara resmi memberikan bonus bagi ganda putri Indonesia peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020, Greysia Polii/Apriyani Rahayu dan pemain tunggal putra dan peraih medali perunggu Olimpiade Tokyo 2020, Anthony Sinisuka Ginting.
Enam tahun lalu, masih teringat jelas saat haru dan kegembiraan bercampur menjadi satu ketika ganda putra Indonesia Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan berhasil menapaki podium tertinggi di Kejuaraan Dunia 2015 yang berlangsung di Istora Senayan, Jakarta.
Tepatnya pada 16 Agustus 2015 atau satu hari sebelum bangsa ini merayakan hari jadi kemerdekaan yang yang ke-70. Gelar prestisus itu pun dipersembahkan oleh Ahsan/Hendra sebagai kado spesial untuk Indonesia.
Awal latihan masuk clib yang di Solo kelas 1 SD dan aku sudah pisah dengan orangtua sejak kelas 5 SD, waktu itu aku bergabung de
