Laga ketat penuh kerja keras harus dilalui pasangan ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu di partai keempat babak perempat final Piala Sudirman 2021. Greysia/Apriyani perlu waktu selama 91 menit untuk akhirnya mengantongi skor 22-20, 21-17, 21-18 dari Thinaah Muralitharan/Pearly Tan.
Masih ingat bagaimana momen bersejarah yang diciptakan pebulutangkis asal PB Djarum saat membela Jawa Tengah di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) Riau 2012? Dia adalah Shesar Hiren Rhustavito.
Perjalanan menjadi seorang atlet bulutangkis sukses, tentunya tak mudah begitu saja. Hal tersebut juga dirasakan oleh peraih medali emas Olimpiade Rio de Janeiro, Tontowi Ahmad atau yang lebih akrab disapa Owi.
Piala Sudirman 2007 menjadi kali terakhir buat Indonesia menjejak di posisi terbaiknya sebagai runner up, setelah satu kali juara di tahun 1989. Pencapaian ini sudah tujuh kali diraih yaitu pada tahun 1991, 1993, 1995, 2001, 2005, dan terakhir di 2007. Hingga kini, 14 tahun berselang, Indonesia belum bisa mencapai titik itu lagi.
Cerita sukses ganda putri, Greysia Polii/Apriyani Rahayu dalam meraih medali emas di Olimpiade Tokyo 2020 tak lepas dari peran pelatihnya, Eng Hian, dan asisten pelatih, Chafidz Yusuf.
Luar biasa! Dua kata tersebut rasanya cukup pas untuk menggambarkan perjalanan Leani Ratri Oktila di Paralimpiade Tokyo 2020. Bagaimana tidak, pundi-pundi medali untuk Indonesia mayoritas disumbangkan dari perjuangan Leani di lapangan.
Awal latihan masuk clib yang di Solo kelas 1 SD dan aku sudah pisah dengan orangtua sejak kelas 5 SD, waktu itu aku bergabung de
